Dua Kapal Patroli Bakamla Disokong Perangkat Canggih
Kapal patroli Bakamla yang diresmikan di Pulau Setokok Batam Kepulauan Riau. (Foto: Iskandar/BATAMNEWS)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia, meresmikan dua unit kapal patroli, guna untuk memperkuat memperkuat alutsista keamanan laut, yang diresmikan langsung oleh Kepala Bakamla RI, Laksdya Maritim DR. Desi Albert Mamahit, M.Sc.
Dua unit kapal tersebut, diresmikan di Pangkalan Armada Kamla Zona Maritim Barat Bakamla RI. Kapal patroli tersebut berukuran 48 meter, KN Ular Laut 4805 dan KN Belut Laut 4806,
Kemudian, satu unit kapal patroli KN Gajah Laut 4804 yang diresmikan oleh Deputi Sarpras Bakamla RI, Laksmana Maritim Ir. Suroyo digalangan Kapal PT Pahala Harapan Lesatri, Pangkal Pinang, Bangka Belitung.
Kepala Bakamla RI, Dr. Desi Albert Mamahit M.Sc mengatakan, tujuan dari dibangunnya tiga kapal ini, untuk melengkapi dan memperkuat armada patroli Bakamla RI, dalam rangka optimalisasi pelaksaan tugas.
"Untuk pelaksanaan tugas pokok bakamla, dalam melakukan patroli keamanan dan keselamatan laut di wilayah perairan Indonesia, yuridiksi Indonesia," papar Desi Albert Mamahit, saat melakukan peresmian kapal patroli Bakamla, Minggu (20/12/2015) di Pulau Setokok, Kecamatan Galang, Batam.
Menurut Mamahit, laut memiliki peranan dan nilai yang sangat penting Bagi NKRI, untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Kekayaan sumber daya. Alam yang terkandung mengakibatkan sejumlah titik menjadi rawan di perairan Indonesia.
"Hal ini lah yang menjadi konsentrasi Bakamla RI untuk menambah armada patroli, dalam melaksanakan kegitan pengamanan kondisi perairan Indonesia," ujar Kepala Bakamla RI, DR. Desi Albert Mamahit M.Sc
Ketiga Kapal baru ini, sudah dilengkapai teknologi dengan sistem peringatan dini dan didukung oleh sistem teknologi canggih lainnya. Melalui teknologi ini, Bakamla mampu berintegrasi dengan kapal-kapal stakeholder.
"Juga sudah bisa terhubung ke kantor stasiun pemantau keamanan keselamatan laut yang tersebar dari Sabang sampai Merauke,dan pusat informasi marabahaya laut di kantor pusat," ujar Mamahit.
Kepala Bakamla Mamahit mengharapkan Bakamla RI mampu memonitor dan mendeteksi seluruh parairan Indonesia.
[edo]
Komentar Via Facebook :