Akun Palsu Banjir di Twitter, Mengaku Bintang NBA hingga eks Presiden AS

Akun Palsu Banjir di Twitter, Mengaku Bintang NBA hingga eks Presiden AS

Ilustrasi. (Foto: ist)

Dodo

Washington - Akun Twitter palsu dilaporkan membanjiri platform media sosial bahkan ketika pemilik baru Twitter, Elon Musk, mengklaim bahwa sistem berbayar yang diperkenalkannya akan mengatasi masalah tersebut, termasuk bot dan troll.

Setelah Musk membatalkan kebijakan verifikasi sebelumnya, isu akun palsu yang memiliki tanda centang biru 'verifikasi' semakin mendapat perhatian dan bahkan mengecewakan perusahaan dan tokoh yang menjadi korban, lapor Anadolu Agency dikutip Bernama, Sabtu (12/11/2022).

Menurut laporan tersebut, membanjirnya akun peniru termasuk profil palsu yang mengaku sebagai mantan Presiden Amerika Serikat (AS), George W Bush, dan bintang NBA, LeBron James, mengikuti keputusan Musk untuk memberikan tanda centang biru kepada pengguna mana pun. platform untuk langganan bulanan US$7,99. , dibandingkan dengan verifikasi untuk akun kepentingan publik saja.

Layanan berlangganan diluncurkan baru-baru ini untuk memungkinkan pengguna memverifikasi akun dengan tanda centang biru.

Laporan tersebut mengklaim bahwa tak lama setelah Twitter meluncurkan layanan berlangganan Rabu lalu, sebuah akun palsu memiliki tanda biru yang meniru tweet Bush: 'Saya rindu membunuh orang Irak' bersama dengan emoji 'wajah sedih'.

Sebuah akun palsu yang meniru mantan Perdana Menteri Inggris (UK), Tony Blair, mengulangi tweet dengan menambahkan: 'Sama tbh (jujur).'

Bahkan, ada akun palsu yang meniru olahragawan terkenal, termasuk James dengan membuat pesan bahwa pemain Los Angeles Lakers itu meminta untuk dipindahkan ke tim bola basket lain, lapor Anadolu Agency lagi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :