Motivasi Petani Lingga Bersawah, DPKP Terapkan Metode Demplot
Nana di lokasi demplot sawah Sungai Besar Kecamatan Lingga Utara. (Foto: istimewa)
Lingga, Batamnews - Pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), telah dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Penyuluh Pertanian, Nanan Rohana yang biasa dipanggil Nana ini menjelaskan, percetakan sawah awal di Lingga dilaksanakan tahun 2016-2018 masa kepemimpinan Bupati Lingga, Alias Wello sampai dengan Bupati Lingga sekarang Muhammad Nizar.
Harapannya, persawahan ini dapat meningkatkan produksi pertanian semaksimal mungkin sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani dan membuka lapangan pekerjaan dalam mencapai kesejahteraan petani.
"Peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan petani merupakan salah satu tujuan pembangunan berdasarkan potensi unggulan yang dimiliki oleh Kabupaten Lingga," kata Nana, kemarin.
Baca juga: Dapat Rp 470 Ribu dari Jual Besi Baja Curian, Seorang Pria di Lingga Terancam 7 Tahun Penjara
Ia melanjutkan, Demonstrasi Plot (demplot) merupakan metode penyuluhan pertanian kepada petani dengan cara membuat lahan garapan sawah percontohan agar petani dapat melihat dan membuktikan terhadap obyek yang didemonstrasikan, sekaligus sebagai acuan untuk merubah perilaku dan pemikiran petani dalam melakukan usaha taninya secara tradisional.
"Begitu juga bagi yang belum menerapkan teknologi pertanian yang baik dan benar, jadi diharapkan dengan adanya demplot dapat memberi motivasi untuk perbaikan produksi serta dapat memperbaiki mutu gabah dengan pengenalan teknologi baru yang digunakan di lahan demplot," ujarnya.
Melalui kegiatan demplot yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Lingga di setiap lokasi cetak sawah, petani dapat melihat secara langsung sehingga dapat mempraktekkan inovasi teknologi budidaya, serta varietas unggul baru.
Kemudian pemupukan yang tepat dan berimbang, pengendalian hama dan penyakit secara efektif dan efisien dan lain-lainnya sesuai dengan anjuran. Sehingga diharapkan dapat menambah pengetahuan, keterampilan, dan perubahan sikap petani dalam pelaksanaan budidaya padi.
"Pembuatan demplot DPKP ini dilakukan di lahan sawah masyarakat Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara. Kemudian lokasi sawah di Desa Panggak Darat, Kecamatan Lingga dengan masing-masing luasan lebih kurang 0,25 Ha," jelasnya.
Selain itu juga dilakukan di Kantor DPKP Lingga, dengan masing-masing penanggung jawab di setiap lokasi ditempatkan petugas Penyuluh dan Pendamping Sawah.
"Alhamdulillah untuk sawah lokasi Desa Sungai Besar pada hari Selasa (11/10/2022) melakukan panen dilokasi demplot, meskipun belum memberikan hasil secara optimal, minimal dengan kegiatan ini dapat memotivasi petani untuk tetap melakukan budidaya padi," tambah dia.
"Karena saat menjelang panen, lahan demplot mengalami serangan hama babi hutan. Hal ini sama dengan yang di alami petani," pungkas Nana mengakhiri.

Komentar Via Facebook :