PM Singapura Lee Hsien Loong Sampaikan Duka Cita Wafatnya Ratu Elizabeth II

PM Singapura Lee Hsien Loong Sampaikan Duka Cita Wafatnya Ratu Elizabeth II

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong saat bertemu Ratu Elizabeth II dalam sebuah acara. (Foto: Victoria Jones/Alamy via facebook.com/leehsienloong)

Singapura - Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong memberikan penghormatan kepada Ratu Elizabeth II yang wafat pada Kamis (8/9/2022).

PM Lee mengatakan bahwa Ratu Elizabeth II akan selalu dikenang sebagai pemimpin dunia yang hebat. Demikian dilansir Channel News Asia, Jumat (9/9/2022).

Dalam sebuah posting Facebook, Lee mengatakan dia "sangat sedih" dengan kematian Ratu Elizabeth II, dan mengirimkan belasungkawa kepada putranya Raja Charles III, anggota keluarga kerajaan, Perdana Menteri Inggris Liz Truss dan rakyat Inggris.

Baca: Inggris Berduka, Ratu Elizabeth II Wafat di Usia 96 Tahun

"Kontribusinya untuk Inggris Raya, Persemakmuran, dan memang untuk dunia akan dicatat dalam sejarah, dan dia akan selalu dikenang sebagai pemimpin dunia yang hebat," kata Lee.

Ratu Elizabeth II, lanjut Lee, meninggalkan jejak yang signifikan dalam sejarah Singapura dan hubungan dekatnya yang telah berlangsung lama dengan Inggris.

"Kepergiannya sangat disesalkan oleh semua orang di Singapura," kata Perdana Menteri.

Baca: Ratu Elizabeth II Berduka untuk Tsunami Selat Sunda

Ratu Elizabeth II mengunjungi Singapura pada Maret 2006 bersama suaminya Pangeran Philip setelah mereka berada di Melbourne untuk pembukaan Commonwealth Games. Sebelumnya, mereka berkunjung ke Singapura pada 1989 dan 1972.

Lee mengatakan Ratu Elizabeth II adalah "hati dan jiwa" Inggris. Masa pemerintahannya sebagai salah satu periode terpanjang perdamaian dan kemakmuran dalam sejarah negaranya.

"Sepanjang hidupnya, dia dengan gigih melayani Inggris dan Persemakmuran. Dia melakukan tugasnya dengan pengabdian, rahmat, dan kerendahan hati," tambahnya.

Kantor Perdana Menteri mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa bendera negara Singapura di semua gedung pemerintah akan dikibarkan setengah tiang pada hari pemakaman sebagai tanda penghormatan.

Parlemen juga akan mengheningkan cipta selama satu menit di awal sidang pada Senin (12/9/2022) mendatang, tambahnya.

(dod)
Komentar Via Facebook :