Gaet Investor ke Bintan, PT BIIE Dorong Pembangunan Jembatan Babin Dipercepat

Gaet Investor ke Bintan, PT BIIE Dorong Pembangunan Jembatan Babin Dipercepat

Jembatan Babin (Foto: dok.PUPR)

Bintan, Batamnews - PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) berharap jembatan yang menghubungkan antara Batam dan Bintan bisa segera direalisasikan. Sebab dapat memacu para investor untuk berinvestasi di Kawasan Industri Lobam.

Kepala Departemen Admin dan Legal PT BIIE, Dian Azhari Syam mengatakan, ada beberapa tenant di kawasan ini yang mengambil bahan bakunya di Kota Batam. Namun untuk mendatangkan barang tersebut membutuhkan proses yang panjang.

“Bisa 5 hari barang baku dari Batam sampai ke Lobam. Sementara kalau masukin barang dari Singapura ke Lobam hanya butuh waktu beberapa jam saja,” ujar Dian di Wisma PT BIIE, kemarin.

Baca juga: Tour de Bintan Bangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi, Perputaran Uang Ditaksir Capai Rp 14 Miliar

Lambatnya pengiriman barang bukan hanya dikarenakan kerumitan proses keluar barang. Tapi juga dikarenakan masih kurangnya fasilitas pendukung. Maka sangat dibutuhkan akses yang dekat dan prosesnya yang cepat.

Salah satunya dengan percepatan pembangunan jembatan Batam-Bintan. Karena dengan adanya jembatan tersebut akan memperlancar pengiriman barang dan juga menjadi daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di sini.

“Kalau jembatan itu selesai maka lalulintas orang dan barang bisa cepat. Kemudian tidak menelan waktu lama,” jelasnya.

Bahkan dalam waktu dekat ini Batamindo 2 akan ekspansi ke Lobam. Hal itu dikarenakan lahan di Kota Batam sudah sangat padat. Dalam mendukung hal itu PT BIIE telah menyediakan lahan seluas 4.300 Hektare (Ha).

Baca juga: Waspada, Gorong-gorong Ambles di Tanjunguban Bintan Bahayakan Pengguna Jalan

“Mereka sudah niat ekspansi ke sini. Sekarang lagi dalam tahap studi,” katanya.

Kemudian, perusahaan ini juga ditunjuk oleh Kemenko Marves untuk mengembangkan Ofshord Marrine Center. Maka untuk mendukung hal itu disediakan lahan seluas 1.000 Ha. Direncanakan lahan itu akan dikelola oleh investor dari Cina.

“Kemenko Marves menunjuk 3 daerah di Indonesia untuk mengembangkan industri tersebut. Salah satunya di Lobam,” sebutnya.

PT BIIE berharap agar pemerintah pusat melalui Kantor Staf Kepresidenan bisa segera mempercepat pembangunan jembatan dan juga Bandara Busung. Apabila kedua akses tersebut dapat diselesaikan maka tidak hanya industri Lobam saja yang bangkit. Tapi pariwisata dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bintan juga akan bangkit.

(ary)
Komentar Via Facebook :