Miliaran Data SIM Card di Indonesia Diduga Bocor, Begini Cara Cek Keamanan Nomor HP Anda

Miliaran Data SIM Card di Indonesia Diduga Bocor, Begini Cara Cek Keamanan Nomor HP Anda

Tangkapan layar situs periksadata.

Dodo

Jakarta - Data pengguna SIM Card di Indonesia diduga bocor. Sebanyak 1,3 miliar data nomor ponsel dijual hacker di forum gelap.

Jika masyarakat ingin melihat apakah nomornya ikut bocor atau tidak, mereka bisa mengeceknya di situs periksadata. Situs ini mirip seperti pengecekan data haveibeenpwned.com.

Situs ini direkomendasikan oleh Teguh Aprianto, pakar keamanan siber sekaligus Founder of Ethical Hacker Indonesia. Ia membagikan informasi ini di akun Twitternya, @secgron.

Berikut cara cek nomor HP apakah bocor atau tidak:

1. Buka situs https://periksadata.com/simcardkominfo/
2. Masukkan nomor HP di kolom yang disediakan
3. Setelahnya klik opsi 'Periksa Sekarang'

Baca: Waduh, 1,3 Miliar Data SIM Card di Indonesia Diduga Bocor

Situs itu akan memperlihatkan apakah nomor kalian bocor atau tidak. Sebab website periksadata.com itu sudah memiliki sampel 2 juta data nomor HP yang disebarkan hacker.

"WAH SELAMAT! Data kamu tidak termasuk di dalam sampel yang diberikan oleh pelaku sebanyak 2 juta data," tulis situs tersebut apabila nomor yang dicek tidak termasuk dalam sampel.

Dengan kata lain, tak ada jaminan kamu aman jika nomor ponsel tidak termasuk dalam sampel yang berjumlah 2 juta itu. Karena total data yang bocor ada sekitar 1,3 miliar.

"Tapi kemungkinan data kamu ikut bocor bersamaan dengan 1,3 miliar data registrasi nomor HP lainnya," tulis situs tersebut.

Selanjutnya....

 

Sementara itu, Kominfo membantah bahwa data yang bocor tersebut berasal dari mereka. Sebab, Kominfo mengaku tidak memiliki aplikasi untuk menampung data registrasi prabayar dan pascabayar.

“Kominfo telah melakukan penelusuran internal. Dari penelusuran tersebut, dapat diketahui bahwa Kementerian Kominfo tidak memiliki aplikasi untuk menampung data registrasi prabayar dan pascabayar,” tulis Kominfo dalam situs web resminya, Kamis (1/9/2022).

Berdasarkan pengamatan atas penggalan data yang disebarkan oleh akun Bjorka, dapat disimpulkan bahwa data tersebut tidak berasal dari Kementerian Kominfo. 

Sekarang Kominfo sedang melakukan penelusuran lebih lanjut terkait sumber data dan hal-hal lain terkait dengan dugaan kebocoran data tersebut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :