Duh, Dokter Prediksi Sisa Hidup Roy Kiyoshi 2 Tahun Lagi

Duh, Dokter Prediksi Sisa Hidup Roy Kiyoshi 2 Tahun Lagi

Roy Kiyoshi. (ist)

Jakarta - Roy Kiyoshi mengungkapkan dirinya 'divonis' hanya dapat bertahan hidup sampai dua tahun ke depan. Hal ini disebabkan penyakit jantung yang diidapnya.

Beberapa dokter yang menangani Roy Kiyoshi disebut memberikan prediksi serupa soal peluang hidupnya. Akibat pembengkakan jantung yang diidapnya, kondisi kesehatannya menurun drastis sejak Februari.

"Statement dokter yang bilang aku cuma bertahan 2 tahun divonis seperti itu. Kan nggak hanya satu dokter aja, tapi ada dokter lain. Jangan putus asalah untuk berobat kemauan aku untuk sembuh," kata Roy Kiyoshi ditemui di kawasan Transmedia, Jakarta Selatan, dikutip dari detikHot.

Akibat kondisinya itu, Roy Kiyoshi diharuskan mengkonsumsi obat seumur hidupnya. Tak hanya obat dari resep dokter, ia juga mencoba pengobatan herbal.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Siloam Karawaci, dr Vito Damay, SpJ(K), mengatakan bengkak jantung dan lemah jantung disebut sebagai kardiomiopati atau kelainan jantung.

"Jadi (kardiomiopati) penyakit atau kelainan pada otot jantung yang membuat jantung tidak berfungsi normal," jelas dr Vito pada detikcom, Sabtu (15/8/2022).

Penyebab Pembengkakan jantung, di antaranya:

* Sumbatan pembuluh darah jantung

* Serangan jantung

* Darah tinggi lama

* Diabetes

* Infeksi penyakit katup

Bisa terjadi tanpa diketahui penyebabnya

Menurut dr Vito, jika obat tidak diminum atau terlewat memiliki dampak yang berbeda, tergantung jenis obatnya. Ada beberapa obat yang tidak memiliki efek jika tidak diminum selama tiga hari, misalnya obat pengencer darah.

"Ada obat pengencer darah, bila tidak terminum sehari umumnya masih tidak apa-apa, walaupun tentu bila lebih dari tiga hari terskip maka risiko terjadi stroke atau penyumbatan jantung lebih tinggi," jelasnya.

Bagaimana Menentukan Vonis Sisa Hidup Seseorang?

Terkait hal ini, dr Vito sebenarnya menyebut vonis lama hidup seseorang tidak bisa ditentukan, tetapi lebih mengarah pada hasil prognosis yang akan dialami.

"Kadang pasien bertanya (lama hidup), jadi mungkin bila dokter yang menjawab akan menggunakan prognosis," beber dr Vito.

"Prognosis itu artinya perkembangan perjalanan penyakit, apakah membaik atau akan menjadi lebih buruk," pungkasnya.

Selain itu, prediksi lama hidup seseorang juga bisa dijawab berdasarkan penelitian populasi orang dengan penyakit yang serupa. dr Vito mengatakan pada penyakit jantung, yang diamati umumnya adalah kematian dan komplikasi.

(fox)