Saham Twitter Terjun Bebas Usai Elon Musk Umumkan Batal Beli

Saham Twitter Terjun Bebas Usai Elon Musk Umumkan Batal Beli

Elon Musk. (Foto: The Verge)

San Fransisco - CEO Tesla Inc. Elon Musk mengumumkan keinginan dirinya membatalkan kesepakatan senilai 44 miliar dolar AS untuk pembelian Twitter Inc.

Dalam sebuah pernyataan, ia mengatakan langkah itu diambil setelah raksasa media sosial itu gagal mengirimkan informasi tentang akun palsu di platform online-nya.

Saham Twitter naik menjadi US$51,70 per unit di bulan April ketika Musk mengumumkan niatnya untuk membeli perusahaan tersebut.

Namun, harganya turun menjadi US$35,76 per unit sebulan kemudian ketika komitmen Musk mulai dipermasalahkan dan kemarin, saham Twitter turun lagi menjadi US$37 per unit.

Pengacara Musk mengatakan Twitter gagal atau menolak untuk bertindak atas beberapa permintaan kliennya untuk informasi akun palsu atau 'spam' yang ditemukan di platform media sosial.

“Twitter telah melanggar perjanjian dan terlihat memberikan informasi palsu atau menyesatkan ketika membuat perjanjian tentang perjanjian merger dengan Musk.

“Informasi ini penting untuk mengukur kinerja sebenarnya dari posisi perusahaan,” ujarnya dikutip Berita Harian, Sabtu (9/7/2022).

Sementara itu, Twitter dalam tanggapannya, mengatakan akan menuntut Musk menyusul tindakan pembatalan pembelian tersebut.

Ketua Twitter Bret Taylor, melalui situs mikro blog, mengumumkan pihaknya akan bertindak sesuai dengan hukum untuk memastikan Musk menghormati dan melanjutkan perjanjian.

Sebelumnya, Musk memperingatkan akan membatalkan pembelian jika Twitter gagal mengirimkan bukti bahwa jumlah akun 'spam' atau 'bot' lebih rendah dari lima persen dari semua pengguna layanan media sosial.

Bulan lalu, Twitter memberi Musk akses ke data 'firehose' perusahaan yang berisi ratusan juta tweet harian pengguna.

(dod)
Komentar Via Facebook :