Update Kapal PMI Ilegal Tenggelam: 1 Orang Ditemukan Tewas, 6 Masih Dalam Pencarian 

Update Kapal PMI Ilegal Tenggelam: 1 Orang Ditemukan Tewas, 6 Masih Dalam Pencarian 

Ilustrasi.

Batam, Batamnews - Operasi pencarian korban tenggelamnya kapal pembawa PMI ilegal di perairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau masih berlangsung. 

Satu dari 7 korban hilang, ditemukan dalam keadaan tewas di perairan Singapura.

Memasuki operasi hari ke enam, tim SAR gabungan mendapat informasi dari Police Marine Singapore bahwa telah menemukan satu orang korban yang diduga kuat merupakan korban tenggelamnya speedboat pengangkut PMI ilegal tersebut.

Baca: Tak Henti-henti Penyelundupan PMI Ilegal, Nyawa Jadi Taruhan

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi mengungkapkan, jasad korban ditemukan pada Selasa (21/6) malam, di Perairan Batu Putih. Pihaknya mendapat info tersebut pada pukul 21:15 WIB.

"Telah ditemukan satu orang korban. Tadi malam sekitar jam 21:15, Police Marine Singapura menginformasikan ke kami soal itu. Korban berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujar dia, Rabu (22/6/2022).

Korban kini dibawa ke Singapura untuk dilakukan autopsi dan juga investigasi lebih dalam.

Untuk identitas korban, pihaknya juga belum mengetahui. Namun akan diinformasikan secepat mungkin.

"Identitas diri nanti sore baru bisa kami ungkap karena masih menunggu dari pihak Singapura," kata Slamet.

Baca: Kronologi Kapal Pengangkut PMI Ilegal Terbalik di Perairan Nongsa Batam

Mengenai pemulangan korban ke Indonesia, lanjut dia, pihaknya bersama tim gabungan akan berkoordinasi lagi. Tentunya BP2MI akan membantu soal pemulangan korban ke tanah air karena sesuai ranahnya. 

Seperti diketahui, kapal pengangkut PMI ilegal ini tenggelam di perairan dekat Pulau Putri, Nongsa, Batam pada Kamis (16/6/2022) lalu. Sebanyak 23 orang dilaporkan selamat dan 7 orang dinyatakan hilang.

(jun)