Telegram Resmi Rilis Versi Premium, Segini Tarifnya

Telegram Resmi Rilis Versi Premium, Segini Tarifnya

Telegram. (Foto: ist)

Jakarta - Layanan perpesanan Telegram resmi merilis layanan berbayar mereka yang bernama Telegram Premium. 

Beberapa fitur penting termasuk ukuran maksimum unggahan file yang lebih besar, unduhan yang lebih cepat, lebih banyak saluran, hingga stiker baru yang unik akan tersedia di layanan ini.

Melansir blog perusahaan, pelanggan premium akan mendapatkan dua kali lipat batas yang dikenakan dibanding pengguna versi standar. Artinya, pelanggan dapat mengunggah file maksimum yang lebih besar yakni 4 GB.

Telegram Premium juga mengizinkan pelanggan untuk mengikuti hingga 1.000 saluran, membuat hingga 20 folder obrolan dengan masing-masing 200 obrolan, menambahkan akun keempat ke aplikasi Telegram menyematkan 10 obrolan, dan menyimpan hingga 10 stiker favorit.

Selain itu, pengguna premium juga akan memiliki kemampuan untuk mengubah pesan suara menjadi teks, mendapatkan akses ke stiker dan reaksi eksklusif serta menggunakan gambar animasi sebagai foto profil mereka. Pelanggan yang membayar juga dapat menghindari melihat iklan di aplikasi.

Untuk mengakses semua fitur premium tersebut, pengguna akan dikenakan biaya tambahan 4,99 dolar AS (sekitar Rp 74 ribu) per bulan. 

Menurut pendiri Telegram Pavel Durov, Telegram Premium dihadirkan perusahaan untuk membuka batasan pada chat, media, dan unggahan file. Durov menjanjikan pengalaman dasar dari layanan gratis Telegram tidak akan terpengaruh sama sekali.

"Setelah memikirkannya, kami menyadari bahwa satu-satunya cara memenuhi kebutuhan pengguna yang ingin lebih banyak, tetapi tetap menjaga fitur yang sudah ada tetap gratis, adalah meningkatkan batasan dan menjadikannya sebagai opsi berbayar," kata Durov dikutip dari kumparan, Selasa (21/6/2022).

Peluncuran fitur premium ini menjadikan Telegram sebagai aplikasi pesan instan pertama dengan ratusan juta pengguna meluncurkan layanan berbayar. Pesaing utama Telegram seperti WhatsApp, Facebook Messenger, Signal, hingga Apple iMessage, belum memiliki fitur premium tersebut.