Kemenkes Sorot Gejala Hepatitis Misterius Bisa Memburuk Dalam 2-5 Hari

Kemenkes Sorot Gejala Hepatitis Misterius Bisa Memburuk Dalam 2-5 Hari

Kemenkes menyorot potensi gejala hepatitis misterius pada anak memburuk dalam waktu 2-5 hari. Foto: Getty Images/iStockphoto/kan2d

Jakarta, Batamnews - Terkait hepatitis misterius pada anak-anak sejumlah negara termasuk Indonesia, Kementerian Kesehatan RI menyebut Indonesia tengah dalam kondisi berpacu dengan waktu. Pasalnya, hepatitis yang merebak kini berpotensi memicu perburukan gejala dalam hitungan hari.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi. Ia menjelaskan, gejala-gejala yang muncul pada kasus hepatitis mungkin mereda dalam waktu singkat. Namun pada kondisi tertentu, anak yang terkena hepatitis berisiko mengalami perburukan gejala dalam waktu hitungan hari.

Baca juga: Mungkinkah Hepatitis Akut Misterius Jadi Pandemi? Ini Kata Kemenkes

"Kita berpacu dengan waktu. Kenapa disebut hepatitis akut berat? Karena dalam waktu singkat bisa gejala-gejala yang muncul bisa sembuh," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (11/5/2022).

"Tapi kemudian pada kondisi-kondisi tertentu bisa gejala menjadi semakin berat dalam hitungan dua hingga lima hari kemudian anak bisa tidak sadar, kejang-kejang. Bahkan untuk salah satu pengobatannya membutuhkan transplantasi hati," imbuh dr Nadia.

Lebih lanjut ia mengingatkan, anak yang mengalami gejala berupa mual, muntah, dan diare sebaiknya segera diperiksakan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. Mengingat, ketiga gejala tersebut merupakan sejumlah gejala awal hepatitis.

Baca juga: Tips Meredakan Demam untuk Ringankan Gejala Hepatitis Misterius

"Maka itu mengedukasi masyarakat (dan) orang tua supaya segera membawa anak ke fasilitas layanan kesehatan terdekat saat muncul gejala awal mual, muntah, diare. Jangan menunggu sampai kondisinya kuning baru dibawa," pungkas dr Nadia.

(fox)