5 Tips Makan Agar Badan Tak Lebar saat Lebaran

5 Tips Makan Agar Badan Tak Lebar saat Lebaran

Ilustrasi

Jakarta, Batamnews - Momen Ramadan hingga Lebaran sebenarnya bisa jadi momen untuk hidup lebih sehat. Namun pada kenyataannya, justru badan jadi makin lebar apalagi setelah libur Lebaran.

Selama Ramadan, aktivitas dan waktu makan memang terbatas. Kemudian saat masuk Lebaran, orang cenderung makan apapun karena biasanya ada menu-menu yang memang hanya ada di hari kemenangan. 

Kalau sudah begini, kenaikan berat badan bakal mengintai. Apa yang harus dilakukan? Berikut tips makan agar badan tak lebar saat Lebaran.

1. Pakai piring kecil

Godaan menu-menu khas Lebaran memang begitu besar. Rasanya tidak tega jika harus silaturahmi tanpa menyicip menu seperti gulai ayam, tongseng atau opor ayam.

Rendy Dijaya, peneliti dan edukator kesehatan Nutrifood Research Center, mengungkapkan, Anda tidak perlu sampai benar-benar menghindari menu-menu ini, tetapi cukup batasi jumlahnya.

"Kita sering kalap apalagi menemukan makanan yang menggugah selera. Sebaiknya hindari makan porsi besar secara langsung. Caranya, ambil porsi kecil untuk mencegah kelebihan kalori," kata Rendy dalam temu media bersama Nutrifood, Senin (25/4/2022).

"Piring besar bikin kita merasa masih banyak space nih, lalu ambil banyak. Kalau pakai piring kecil, makanan habis, sudah, sudah merasa cukup."

2. Nutrisi lengkap

Selama libur Lebaran, menu-menu kemungkinan lebih banyak didominasi lemak dan protein. Sebaiknya tetap penuhi kebutuhan nutrisi seimbang baik makronutrien (karbohidrat, protein dan lemak) maupun mikronutrien (vitamin dan mineral).

"Disarankan karbohidrat kompleks, sumber protein rendah lemak misal ayam tanpa kulit, kacang-kacangan, jangan lupa buah dan sayur, susu dan produk turunannya. Lebaran bukan berarti semua lemak," imbuhnya.

 

3. Hati-hati konsumsi sambal, kecap dan saus

Para ahli menyarankan untuk mengontrol asupan gula, garam dan lemak. Anda sudah membatasi asupan gula, garam dan lemak lewat pilihan menu makanan dan minuman.

Namun tanpa sadar menambahkan kondimen yang justru berakibat sebaliknya. Rendy menyarankan untuk mengecek kondimen sebab biasanya kondimen memiliki kandungan garam atau natrium cukup tinggi.

4. Bijak memilih cara memasak

Selain mengonsumsi pangan lebih bijak, Anda juga perlu lebih bijak dalam cara pengolahan. Ayam memang kaya akan protein dan penting buat tubuh.

Namun cara memasak yang kurang tepat malah akan membawa lebih banyak mudarat seperti ayam goreng tepung yang digoreng deep fried.

Cara masak deep fried bisa diganti dengan tumis, panggang, bakar, rebus, atau kukus. Ayam goreng tepung mengandung 460 kalori dan 28 g lemak. Namun saat diolah jadi ayam bakar, kandungannya jadi 186 kalori dan 6 g lemak.

5. Ngemil tidak berlebihan

Camilan sifatnya sebagai makanan selingan di sela makan besar. Namun saat Lebaran, camilan justru seperti menu makan harian dan kerap membuat orang melewatkan makan berat.

Satu buah nastar saja mengandung 80 kalori. Konsumsi tiga buah kalorinya bisa setara dengan kalori menu sarapan. Rendy menyarankan untuk memilih camilan berupa buah potong atau camilan lain yang sehat dan tidak mengandung kalori berlebihan.

(ruz)