Gadis Riau Aisyah Nur Ramadani Raih Juara Pertama MTQ Internasional Qatar

Gadis Riau Aisyah Nur Ramadani Raih Juara Pertama MTQ Internasional Qatar

Aisyah Nur Ramadhani bersama kedua orang tuanya, Susandri dan Milasari, baru-baru ini (Foto: ist)

Pekanbaru, Batamnews - Pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs) Negeri 1 Andalan Pekanbaru, Riau, Aisyah Nur Ramadani berhasil menjadi juara pertama dalam event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Internasional Tijan Annour Qatar 2022.

Aisyah menjadi satu-satunya perwakilan Riau dari 9 peserta asal Indonesia itu menjadi juara pertama setelah mengikuti final MTQ yang berlangsung Kamis (23/2/2022) pukul 13.00-15.00 WIB. Pengumuman Aisyah sebagai juara pertama disampaikan langsung Kamis pukul 19.25 WIB oleh Dewan Juri MTQ Qatar.

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Pekanbaru sangat bangga kepada gadis berusia 13 tahun itu.

Baca juga: Gadis Riau, Aisyah Nur Ramadani Wakili RI di MTQ Internasional Qatar

“Saya mengucapkan tahniah, terimakasih dan berkah kepada Aisyah yang telah menjadi juara satu MTQ Internasional di Qatar dan mengharumkan nama Pekanbaru, Riau. Raihan juara ini tentunya harus menjadi motivasi Aisyah dan anak-anak yang lain untuk lebih berprestasi di tengah pandemi Covid-19,” kata Ayat dilansir Batamnews dari CAKAPLAH.com, Jumat (25/2/2022).

Selain mengucapkan terimakasih kepada pelajar yang sekolah di MTs Negeri Andalan Pekanbaru karena meraih juara I MTQ Internasional di Qatar, Ayat Cahyadi juga menyampaikan terimakasih kepada kedua orang tua, guru serta keluarga Aisyah.

“Semoga keberhasilan Aisyah juara internasional di Qatar bisa menjadi motivasi bagi para remaja lainnya. Kita berharap ke depan bibit unggul Qori dan Qoriah bisa terus muncul dan mengharumkan nama Kota Pekanbaru di kancah Internasional,” ujarnya.

Sekadar informasi, dari lima peserta yang masuk final, posisi ke-2 ditempati peserta dari Malaysia yakni Ahmad Azfar Azral, posisi ke-3 Wafa Maulida Ulfa dari Jawa Barat (Indonesia), posisi ke-4 Zulfa Ayatul Husna dari Lampung (Indonesia) dan posisi ke-5 ditempati Muhammad Abu Bakar dari Pakistan.

(ruz)