Omicron Mengintai RI, Amsakar Minta Sekolah di Batam Ketatkan Prokes

Omicron Mengintai RI, Amsakar Minta Sekolah di Batam Ketatkan Prokes

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. (Foto: ist)

Batam, Batamnews - Kasus Omicron di Indonesia terus meningkat hingga jumlahnya mencapai ratusan orang, selain itu juga terjadi transmisi lokal. Akibatnya beberapa aktivitas dengan banyak orang dihentikan.

Terbaru, provinsi DKI Jakarta mengambil kebijakan untuk menutup beberapa sekolah karena varian Omicron semakin meluas. Namun di Kepulauan Riau (Kepri) belum ditemukan varian baru tersebut. 

Baca juga: Petugas PCR Bandara Terpapar Omicron, Kapolri Minta Perketat Prokes

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengingatkan agar seluruh satuan pendidikan agar tidak lengah menerapkan protokol kesehatan. Saat ini, pembelajaran tatap muka (PTM) di Batam sudah dilaksanakan dengan kapasitas 100 persen. 

"Protokol kesehatan ini yang selalu saya ingatkan kepada Kadisdik dan dilanjutkan ke sekolah-sekolah. Jangan sampai abai, sehingga ada penyebaran nanti," ujar Amsakar, Sabtu (15/1/2022). 

Ia menyebutkan, perkembangan kasus Covid-19 di Batam sudah jauh membaik. Sehari sebelumnya, kasus aktif di Kota Batam tercatat nol kasus. 

"Alhamdulillah semua (pasien) sembuh, dan kasus tidak bertambah atau zero kasus untuk sekarang ini," katanya.

Menurutnya capaian ini menunjukkan tren yang sangat positif, sehingga harus dipertahankan. Karena dengan begitu, masyarakat bisa melaksanakan aktivitas di luar ruangan, namun dengan prokes yang ketat juga.

Baca juga: Amsakar Pimpin DMI Batam Periode 2021-2026 

"Untuk sekolah sejauh ini masih berjalan baik. Pihak sekolah sudah mempersiapkan dengan baik. Siswa juga mematuhi protokes, sehingga bisa memproteksi diri mereka sendiri," jelasnya.

Amsakar mengaku bahwa dirinya terus meminta agar Dinas Pendidikan (Disdik) tetap fokus mengawasi proses PTM saat ini. Jika ada kasus Covid-19 ditemukan di sekolah, maka kebijakan yang diambil adalah menutup sementara sekolah tersebut.

"Untuk itu mencegah ini lebih baik. Pastikan anak pakai masker, handsanitizer dan tempat cuci tangan selalu ada. Harapan saya tentu di Batam tidak ada lagi klaster sekolah," kata dia.

(ret)