Aktris Cantik Singapura Carrie Wong Kisahkan Masa Kecil Tanpa Teman

Aktris Cantik Singapura Carrie Wong Kisahkan Masa Kecil Tanpa Teman

Carrie Wong. (Instagram/@carriewst)

Singapura, Batamnews - Tidak setiap orang yang mengalami kesulitan bergaul saat kecil akan sulit meraih kesuksesan di masa depan. Hal ini telah dibuktikan oleh artis Singapura bernama Carrie Wong.

Ia mengakui bahwa kehidupan masa kecilnya dilalui dengan rasa kesepian. Carrie Wong Si Tian menggambarkan, saat masih bersekolah dulu, dirinya merupakan seorang penyendiri dan tidak memiliki seorang teman.

Dalam sebuah wawancara setelah acara konferensi pers virtual untuk drama The Peculiar Pawnbroker, aktris berusia 27 tahun itu membagikan kisah kehidupan masa kecilnya dulu.

Dalam dramanya itu, kebetulan Carrie mendapatkan peran sebagai Cheng Yi Cheng, yang merupakan seorang anak yatim piatu dan telah diadopsi oleh Cheng Huo Chang (Li Nanxing). Dalam drama tersebut, cerita difokuskan pada hubungan antara ayah dan anak.

Baca juga: Fantastis! Aktris Drakor Jun Ji Hyun Dibayar Rp 2,4 Miliar per Episode

"Nanxing adalah sosok ayah yang sangat lucu. Ayahku tidak begitu lucu, tetapi ia merupakan pria yang sangat keren. Atau mungkin lebih tepatnya dapat dikatakan, ia hanya suka bertindak keren," ujarnya dikutip dari 8 Days.

"Kesamaan yang terdapat dalam sosok Nanxing yang berperan sebagai ayah, dan ayahku sendiri, mereka selalu menjadi orang yang selalu ada. Apapun yang terjadi pada saya, dalam keadaan apapun, ayah selalu ada untuk saya," tambahnya.

Selain itu, Carrie juga mengatakan bahwa dirinya tidak begitu mirip dengan kepribadian yang percaya diri dari karakter yang ia mainkan. Hal pertama yang ia lakukan sebelum memainkan peran dalam drama adalah melihat cerita masa kecilnya.

Karena menurutnya, masa kecil seseorang akan membentuk dirinya yang sekarang. Ia pun membagikan kisah kehidupan masa kecilnya yang terasa kesepian.

"Saya sangat tinggi, kurus, dan memiliki gigi yang benar-benar jelek. Saya suka berbicara dengan bahasa China, dan saya tidak suka berbicara bahasa Inggris. Saat itulah semua teman saya mulai menjauhi saya. Jadi, saya tidak memiliki teman di sekolah dasar. Saya tidak memiliki rasa percaya diri sejak itu," ceritanya.

(ruz)
Komentar Via Facebook :