Penyesalan Terbesar Valentino Rossi Jelang Pensiun dari MotoGP

Penyesalan Terbesar Valentino Rossi Jelang Pensiun dari MotoGP

Valentino Rossi. (Dok. Petronas Yamaha SRT/MotoGP)

Jakarta - Pebalap Italia, Valentino Rossi bakal mengakhiri karirnya di arena MotoGP. Ia pensiun pada GP Valencia yang digelar Minggu (14/11/2021) mendatang.

Sebelum pensiun, Rossi mengungkapkan penyesalannya sejak memulai debut pada tahun 1996.

Dilansir dari Crash, pria yang kini menjadi rekan duet dari Andrea Dovizioso tersebut mengucapkan bahwa ia masih geregetan karena gagal memperoleh gelar juara dunia ke-10.

"Saya akan sangat senang jika memenangi gelar lagi, pada 2015 misalnya, membuat hidup saya sebagai juara dunia lebih lama. Selain itu gelar ke-10 akan membuat trofi saya berjumlah genap," ucap Rossi.

"Namun apa yang telah terjadi, sudah terjadi, saya tak bisa komplain," lanjutnya.

Selama masih balapan, Rossi berulang kali berseteru dengan banyak pembalap, khususnyaa Jorge Lorenzo dan Marc Marquez di tahun 2015, namun kini ia ingin mengenang hal tersebut secara positif.

"Rivalitas adalah sesuatu yang mungkin tak Anda sukai, namun akan menjadi fantastis jika Anda melakukan balapan hingga batas, untuk menemukan sesuatu dalam diri Anda yang tak Anda sadari," tutur pembalap Petronas Yamaha ini.

"Saya menikmati ini, bahkan dengan Stoner, Lorenzo dan akhirnya dengan Marquez. Ini adalah sesuatu yang spesial jika diingat secara positif," imbuhnya lagi.

Terakhir, Rossi juga menyoroti keistimewaan angka 9 terkait karier balapnya, merujuk pada 9 gelar juara dunia lintas kelas yang ia raih beberapa tahun silam.

"Saya 'tersangkut' dengan banyak angka 9, misal 89 kemenangan di MotoGP, 199 podium. Saya ingin lebih namun nyatanya tak bisa," tuturnya.

"Saya tak bisa komplain karena ini karier yang sangat panjang," pungkasnya.