Musim Angin Utara, Stamet Ranai Imbau Warga Pesisir dan Nelayan Waspada

Musim Angin Utara, Stamet Ranai Imbau Warga Pesisir dan Nelayan Waspada

Petugas Stamet Ranai memantau gambar satelit terkat cuaca. (Foto: Yanto/Batamnew)

Natuna, Batamnews - BMKG melaui Stasiun Meteorologi Ranai mengingatkan warga pengguna transportasi laut dan nelayan berhati-hati di musim angin utara. 

Ranai, Kabupaten Natuna disebutkan Stamet sudah memasuki musim utara pada akhir Oktober 2021 ini.

Kepala Stamet Ranai, Feriomex Hutagulung melalui Forecaster Prabu Aditya menjelaskan jika musim utara ditandai tingginya curah hujan disertai angin yang dominan bertiup dari arah utara. Warga menyebutnya angin utara.

Dirinya mengatakan tahun ini sama dengan tahun tahun sebelumnya. Prediksi masuknya musim utara berkisar antara akhir Oktober 2021 hingga nanti pertengahan februari 2022.

"Ketika memasuki musim utara, kecepatan angin rata rata bisa mencapai 30 knot dengan potensi gelombang bisa mencapai 1,5 meter sampai dengan 3 meter," terangnya, Rabu (3/11/2021).

Hal tersebut yang terkadang menyebabkan gelombang air laut bisa menghantam pesisir pantai dan naik hingga daratan. 

Stamet Ranai sendiri mengimbau kepada masyarakat khususnya nelayan agar tidak dulu melaut di saat musim utara. 

Sementara bagi masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir agar tetap mewaspadai cuaca ekstrem saat musim ini tiba. Sering dilaporkan terjangan gelombang laut yang bisa mencapai bibir pantai. 

(Yan)