Ini Alasan Pemerintah Rapid Antigen Massal Warga di Batam

Ini Alasan Pemerintah Rapid Antigen Massal Warga di Batam

Ilustrasi

Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), akan melaksanakan rapid antigen massal. Dalam pelaksanaanya, rapid ini akan melibatkan puskesmas se-Kota Batam.

Selain itu, juga melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk memasifkan target pelaksanaan rapid antigen massal tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Surveilans dan Imunisasi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, dr Solihin mengatakan, fasyankes yang juga dilibatkan yaitu rumah sakit dan klinik.

“Supaya tercapai target sesuai dengan PPKM Level 4,” ujar Solihin, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Rapid Test Massal di Batam, Amsakar: Positif Langsung Dikarantina

Ia menyebutkan target Batam yang diberikan Pemerintah Pusat yaitu 3.307 orang dalam sehari. Target itu diberikan untuk mengetahui positivity rate kasus Covid-19 di Batam.

“Positivity rate ini akan dicari,” katanya.

Dengan diketahuinya angka rata-rata positif rate tersebut, Solihin menyampaikan hal itu dapat mengetahui kebijakan PPKM selanjutnya. 

“Jadi nanti pelaksanaan rapid antigen massal ini akan dilakukan selama periode PPKM Level 4,” sebut Solihin.

Sementara itu, rapid antigen massal yang baru dilaksanakan pada Senin (26/7/2021), dalam sehari tersebut baru tercapai 400-500 orang. Capaian tersebut masih jauh dari target yang diberikan Pemerintah Pusat.

Baca juga: 7 Titik Lokasi Vaksinasi Dosis II di Batam Hari Ini

“Masih hanya 400-500 testing, hari ini belum direkap,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam, Asep Zaenal Mustofa menyebutkan, angka rata-rata positif rate kasus Covid-19 di Batam mencapai 74,06 persen untuk periode 21 Juni-4 Juli 2021.

Angka itu didapat dengan menganalis data pemeriksaan PCR di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam.

"Mayoritas sampel usap warga Batam diperiksa di laboratorium BTKLPP. Sehingga rasio positif pemeriksaan PCR di BTKLPP bisa memberi gambaran umum mengenai kondisi penyebaran wabah di Batam," ujar Asep.

(ret)
Komentar Via Facebook :