Duh, Varian Delta Ditemukan Saat Pemeriksaan Sampel Covid-19 Batam  

ilustrasi.

Batam, Batamnews - Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas I Batam mengkonfirmasi varian baru SARS-Cov-2 jenis Delta sudah ditemukan di Batam. Varian baru tersebut ditemukan dari satu sampel. 

Kepala BTKL-PP Kelas I Batam, Budi Santosa mengatakan selain varian baru jenis Delta, varian lainnya juga telah ditemukan.

Baca juga: Covid-19 Kembali Serang China, Varian Delta Ikut Ditemukan

“Jadi ada 2 varian Alpha dari (sampel) Tanjungpinang dan Batam, dan satu varian Delta dari Batam,” ujar Budi saat dikonfirmasi Rabu (21/7/2021). 

Ia menjelaskan temuan varian baru itu berasal dari 474 sampel yang telah dikumpulkan pada periode Mei-Juni 2021. Pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) ini memang rutin dilakukan untuk mengidentifikasi varian SARS-Cov-2. 

“Sekarang masih sedang kami kumpulkan sampel-sampel tersebut, pemeriksaan sampel WGS masih kita lakukan dengan mengirim ke Balitbangkes,” katanya. 

Ia menjelaskan sampel yang dikirimkan ke Balitbangkes berasal dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan warga Kepri dengan nilai CT dibawah 25. “Sampel yang sudah diperiksa baru 86 sampel, semunga non varian baru,” katanya. 

Baca juga: Gejala Varian Delta Mirip Pilek Biasa, Ini yang Perlu Dicurigai Covid-19

Sebelumnya varian yang ditemukan di Kepri yaitu B1525 yang masuk ke dalam varian of interest (VOI), dan B117 masuk ke dalam varian of concern (VOC) tipe alpha. 

Varian of interest VOI adalah kelompok virus yang dianggap tidak berbahaya dan mengkhawatirkam. Sedangkan varian of concern adalah kelompok virus yang dianggap lebih berbahaya, lebih mematikan, dan lebih resisten terhadap vaksin dan obat yang ada. 

“Kelompok virus ini dimungkinkan merupakan virus yang telah mengalami mutasi,” katanya.

(ret)