Masuk Tanjungpinang dari Bintan Wajib Antigen, Warga Bayar Sendiri

Masuk Tanjungpinang dari Bintan Wajib Antigen, Warga Bayar Sendiri

Warga menjalani antigen dengan biaya pribadi demi bisa masuk ke Kota Tanjungpinang. (Foto: Yude/batamnews)

Tanjungpinang, Batamnews - Akses menuju Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau semakin diperketat pada hari ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Rabu (14/7/2021).

Petugas yang berjaga di kilometer 16, perbatasan Tanjungpinang dengan Kabupaten Bintan, meminta warga yang melintas agar menunjukkan hasil swab antigen.

Jika warga tidak bisa menunjukkan, maka diminta langsung melakukan tes antigen di tempat dengan biaya sendiri.

Pengendali Pelaksanaan Kegiatan Lapangan Perbatasan Tanjungpinang Bintan, Ipda Young Risa menjelaskan, pelaksanaan swab antigen berbayar tersebut baru berlaku hari ini.

“Pelaksanaan ini atas perintah wali kota (Tanjungpinang), hari ini baru berlaku. Dasarnya mengikuti persyaratan seperti jalur laut dan udara, menggunakan antigen,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Baca: Penumpang Feri Wajib Rapid Test Antigen di Pelabuhan Tanjungpinang

Namun, penerapannya hari ini belum terlalu ketat karena baru diterapkan.

“Jadi hari ini kami sekalian mensosialisasikan kepada warga tentang penggunaan swab antigen ini,” ungkapnya.

Penerapan swab antigen ini, hanya berlaku untuk warga umum selain keperluan sektor ensensial wajib yang sudah ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri.

Salah satu warga, Indra yang hendak masuk ke Tanjungpinang mengaku tidak mengetahui adanya swab antigen berbayar ini.

Baca: Warga Terdampak PPKM Darurat di Tanjungpinang Dapat Bantuan Nasi Bungkus

Dia mengaku terpaksa harus antigen karena keperluan masuk ke perusahaan.

“Ya mau nggak mau harus antigen pakai uang pribadi, tadi bayarnya Rp 150 ribu,” katanya.

(ude)

Berita Terkait