Pemkab Karimun Tutup Tempat Nongkrong di Coastal Area

Pemkab Karimun Tutup Tempat Nongkrong di Coastal Area

Akses menuju Coastal Area di depan Tugu MTQ ditutup, (Foto: Edo/batamnews)

Karimun, Batamnews - Tempat nongkrong ikonik, Coastal Area di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau ditutup untuk sementara waktu.

Kebijakan ini diambil pemerintah daerah setempat menyusul kencangnya laju pertumbuhan kasus baru Covid-19 di Karimun dalam beberapa waktu terakhir.

Secara teknis, penutupan Coastal Area dimulai dari ditutupnya akses masuk dari dua titik yakni depan Kantor KPPBC Karimun, dan di Tugu MTQ Karimun. 

Akses menuju Coastal Area ditutup mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB saban hari selama sepekan ini.

Baca: Karimun Laporkan 133 Kasus Baru Positif Covid-19

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan bahwa penutupan akses tersebut untuk membatasi terjadinya kerumunan.

"Pembatasan ini kita lakukan untuk tidak terjadinya penumpukan, karna kita tahu Caostal Area salah satu tempat yang ramai setiap harinya," kata Rafiq, Kamis (3/6/2021).

Namun demikian, bagi masyarakat yang berjualan tidak diminta untuk tutup, hanya saja pemberlakuan tidak melayani makan/minum di tempat ditiadakan.

"Pedagang masih tetap dapat berjualan, hanya saja tidak boleh melayani untuk makan di tempat, harus bungkus. Kita tidak menutup tempat jualannya, tapi membatasi orangnya," ucap Rafiq.

Baca: Kepala Dinkes Rachmadi Prediksi Kasus Covid di Karimun Meningkat

Oleh karena itu, pembatasan akses ke Coastal Area tersebut dilakukan dalam seminggu. Jika tren kasus Covid-19 di Karimun menurun, maka pembatasan itu akan dicabut kembali.

Sehingga, Rafiq berharap pada masyarakat untuk tidak kumpul-kumpul, sebab melonjaknya kasus positif Covid-19 saat banyak dari klaster keluarga.

"Dari 1.421 hasil tracing, 800 lebih itu berasal dari klaster keluarga yang kontak erat. Maka kita akan melihat dalam seminggu ini setelah dilakukan pembatasan," ucap dia.

Jika dengan dilakukannya pembatasan aktivitas tersebut dapat mengurangi angka Covid-19, maka Pemkab Karimun akan kembali melonggarkan aktivitas publik.

"Kalau berkurang, kita akan mulai buka kembali tempat makan atau minum dengan pembatasan 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan," ujar Rafiq.

Baca: Karimun Dapat Tambahan 1.200 Vial Vaksin Covid-19 dari Pemprov Kepri

Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk dapat mematuhi peraturan pemerintah dalam penekanan penyebaran Covid-19.

"Saya minta maaf pada masyarakat, dan percaya pada gugus tugas untuk berusaha menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun," pungkasnya.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews