Singapura Perketat Kunjungan Warga dari Negara Berisiko Tinggi Corona, Isolasi 21 Hari

Singapura Perketat Kunjungan Warga dari Negara Berisiko Tinggi Corona, Isolasi 21 Hari

Singapura dilihat dari udara. (Foto: Freepik)

Singapura, Batamnews - Singapura semakin memperketat akses masuk bagi warga yang ingin datang ke negara itu. Aturan baru bagi warga yang masuk ke Singapura diberlakukan.

Ketatnya aturan ini berlaku bagi warga yang memiliki riwayat perjalanan ke negara dan wilayah berisiko lebih tinggi terkait Corona.

Mereka harus menjalani isolasi mandiri selama 21 hari di fasilitas khusus. Kebijakan ini berlaku mulai 8 Mei 2021, demikian melansir Channel News Asia, Rabu (5/5/2021).

Sementara bagi mereka yang saat ini tengah menjalani isolasi mandiri dan belum selesai hingga 8 Mei, harus menjalani isolasi selama tujuh hari lagi di lokasi isolasi.

Singapura menganggap semua negara dan wilayah memiliki risiko tinggi. Namun mereka memberlakukan pengecualian untuk Australia, Brunei Darussalam, Tiongkok Daratan, Selandia Baru, Taiwan, Hong Kong, dan Makau.

Berbicara pada konferensi pers oleh satuan tugas multi-kementerian pada hari Selasa (4 Mei), Lawrence Wong mengatakan situasi COVID-19 global telah "memburuk", dengan varian baru dan kasus baru menyebar dari Asia Selatan ke Asia Tenggara.

“Kami memberlakukan langkah perbatasan yang lebih ketat ini hingga akhir Mei, setelah itu kami akan melakukan peninjauan lebih lanjut tergantung pada situasi global dan situasi lokal, dan kami akan terus memperbarui dan menyempurnakan langkah-langkah perbatasan kami,” kata dia.

Selain itu, tindakan perbatasan untuk pelancong yang masuk akan, mulai 8 Mei, ditentukan berdasarkan riwayat perjalanan terbaru mereka dalam 21 hari terakhir ke negara atau wilayah, naik dari periode riwayat perjalanan 14 hari saat ini.

Hal ini terjadi setelah pemerintah Singapura pada hari Jumat melarang pelancong jangka pendek dan pemegang tiket jangka panjang dengan riwayat perjalanan terbaru dari Bangladesh, Nepal, Pakistan dan Sri Lanka.

(gea)
Komentar Via Facebook :