Kepala Rutan Batam Bantah Isu Penganiayaan Narapidana

Kepala Rutan Batam Bantah Isu Penganiayaan Narapidana

Kepala Rutan Kelas II A Batam, Yan Patmos.

Batamnews, Batam - Seorang narapidana di rumah tahanan (Rutan) Kota Batam meninggal. Keluarga napi tersebut menduga Siprianus Apiatus dianiaya di sel. 

Mereka meminta dilakukan autopsi di RS Bhayangkara. Saat ini mereka masih menunggu hasil autopsi.

Kepala Rutan Kelas II A Batam, Yan Patmos membantah adanya penganiayaan yang menyebabkan Sipri meninggal. Menurutnya itu hanya isu yang beredar.

"Korban itu memang sakit bahkan kawan yang sekamar dia juga mengatakan bahwa dia sudah 3 hari menderita sakit," ujar Yan Patmos, Senin (12/4/2021).

Sipri dikabarkan mengalami sakit lambung. Selama sakit pihaknya sudah membawa ke klinik rutan. Saat penyakitnya serius, bahkan Sipri dibawa ke RSUD Embung Fatimah. 

Menurutnya pihak Rutan sebelumnya sempat menolak menerima Sipri karena diantarkan petugas kepolisian dalam keadaan sakit.

Sipri merupakan residivis kasus pengeroyokan. Ia sempat melarikan diri ketika menjadi tahanan Polsek.
 

(fox)