Corona Belum Reda, Wabah Ebola Merebak di Afrika Barat
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Conakry - Di tengah belum redanya pandemi Corvid-19, wabah Ebola merebak di Afrika Barat menyusul temuan tujuh kasus di Guinea pada Minggu (14/2/2021).
Guinea dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa mereka lebih siap menghadapi Ebola sekarang daripada lima tahun lalu karena kemajuan yang baik dalam vaksin.
WHO mengatakan akan mempercepat bantuan ke Guinea dan berusaha memastikan menerima suntikan yang memadai, sementara negara tetangga Liberia bersiaga tinggi sebagai tindakan pencegahan.
"Pagi-pagi sekali, laboratorium Conakry memastikan adanya virus Ebola," kata kepala kesehatan Guinea Sakoba Keita setelah pertemuan darurat, dilansir Channel News Asia, Senin (15/2/2021).
Menteri Kesehatan Guinea Remy Lamah sebelumnya berbicara tentang empat kematian dan tidak segera jelas mengapa jumlah korban baru lebih rendah.
Kasus-kasus tersebut menandai kebangkitan Ebola pertama yang diketahui di Afrika Barat sejak epidemi 2013-2016 yang menewaskan lebih dari 11.300 orang.
Epidemi itu juga dimulai di Guinea di wilayah tenggara yang sama tempat kasus baru ditemukan.
Virus, yang diyakini berada di kelelawar, pertama kali diidentifikasi pada tahun 1976 di Zaire, sekarang Republik Demokratik Kongo.
Komentar Via Facebook :