Raden Hari Tjahyono Ajak Warga Kepri Bersatu Bantu Korban Bencana

Raden Hari Tjahyono Ajak Warga Kepri Bersatu Bantu Korban Bencana

Raden Hari Tjahyono (mengenakan baju hujan orange) mengunjungi warga di Kelurahan Batu Merah (Foto:istimewa)

Batam - Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Raden Hari Tjahyono mengajak semua pihak untuk bersinergi mengatasi dampak cuaca ekstrem yang terjadi di Provinsi Kepri awal tahun 2021 ini.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang telah merobohkan sebagian perumahan warga di pesisir. Bahkan di Kota Tanjungpinang dan Batam saat ini terendam banjir. Banyak warga yang perlu bantuan.

"Awal tahun 2021 ini musibah bertubi-tubi dialami oleh masyarakat di Kepri, di Batam angin kencang membawa kapal tongkang menabrak rumah masyarakat di Kelurahan Tanjunguma," kata Raden Hari, Sabtu (2/1/2021).

"Saya juga baru mengunjungi warga di Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar yang rumahnya roboh diterjang ombak. Disamping itu, di perkotaan juga ada banjir Batam dan Tanjungpinang. Banyak rumah di pesisir pulau yang tenggelam tentu kita semua harus membuka mata dan bersinergi mengatasi ini semua," tambahnya.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, di Tanjungpinang sudah dibentuk Tim Reaksi Cepat PKS yang sudah bergerak dan bekerja untuk membagikan nasi bungkus dan pakaian layak pakai.

"Saya mendapatkan informasi dari TRC PKS di Tanjungpinang sudah 750 nasi bungkus dan paket pakaian layak pakai dibagikan untuk warga perumahan terdampak banjir di beberapa titik di lokasi Tanjungpinang. Di medsos juga kita perhatikan kendaraan roda dua dan empat terendam banjir," ujarnya.

Tentu, tambah Raden Hari persoalan ini sangat serius untuk ditangani bersama dan butuh sinergi.

"Ini tentu bukan hanya tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kepri saja, tapi mari bersama kita bersinergi dan bekerjasama mengatasi persoalan dampak cuaca ekstrem di Kepri seperti rumah roboh akibat terjangan ombak dan perumahan yang terendam banjir. Kita perlu mengambil langkah cepat utamanya dalam menangani warga terdampak," pungkasnya.

(ruz)