https://www.batamnews.co.id

Zona Merah Corona di Batam Terus Berkurang, Pasien Sembuh Meningkat

Ilustrasi.

Batam - Perkembangan kasus Corona di Kota Batam, Kepulauan Riau menunjukkan tren positif, meski secara umum masih fluktuatif.

Pada Rabu (30/12/2020), zona merah Corona di Batam kembali berkurang seiring bergesernya status dua kecamatan yakni Nongsa dan Bengkong menjadi zona oranye.

Merujuk data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam per Selasa (29/12/2020) pukul 21.00 WIB, kini tercatat ada 20 kasus aktif di Nongsa, dengan akumulasi sebanyak 257 kasus.

Sementara, Bengkong yang sempat bertengger di zona merah, kini mencatatkan 17 kasus aktif dan akumulasi sebanyak 363 kasus.

Satu kecamatan lainnya yang berada di zona oranye adalah Seibeduk. Terdapat 16 kasus aktif dengan 612 kasus secara akumulatif.

Zona merah masih disandang 6 kecamatan di Pulau Batam. Kecamatan Batam Kota menjadi wilayah dengan kasus Corona tertinggi.

Secara akumulatif, ada 1.181 kasus dengan 115 kasus aktif di Batam Kota.

Kemudian di Batuampar ada 25 kasus aktif, dengan akumulasi sebanyak 213 kasus.

Lalu, Sagulung terdapat 571 kasus dengan 28 kasus aktif dan Lubuk Baja ada 397 kasus dengan 45 kasus aktif.

Di Batuaji terdapat 495 kasus dengan 33 kasus aktif. Kecamatan Sekupang mencatatkan 832 kasus dengan 88 kasus aktif.

Zona hijau di Batam masih disandang Kecamatan Bulang dan Kecamatan Galang.

Sementara, Kecamatan Belakangpadang masih bertahan di zona kuning. Ada 23 kasus dengan 4 kasus aktif.

Pasien Sembuh Bertambah

 

Data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga melansir angka kesembuhan pasien sebanyak 39 orang. Jumlah ini mendongkrak pasien sembuh akumulatif menjadi 4.430 orang.

Sedangkan kasus baru bertambah 19 kasus, yang terdiri dari 6 kasus bergejala dan 13 kasus tanpa gejala.

Tambahan kasus ini menjadikan akumulasi kasus Corona di Batam kini mencapai 4.951 kasus, dengan 391 kasus aktif.

Adapun pasien meninggal dunia tidak ada penambahan dan tetap 130 orang hingga hari ini.

Wali Kota Batam Rudi berharap angka pasien sembuh terus meningkat dan yang positif baru tidak bertambah.

"Kita jalankan terus tugas mencegah dan menangani Covid-19. Kita berharap tidak ada lagi penambahan pasien, sehingga Batam kembali normal,” kata dia dikutip dari Humas Pemko Batam.

Ia tak memungkiri, sudah banyak dampak yang dirasakan akibat virus ini. Salah satunya, ekonomi Batam yang merosot. Oleh sebab itu, ia ingin kondisi ini segera berlalu.

“Tidak ada toleransi kegiatan keramaian apapun. Harapan kita, saat tahun baru tidak usah ada acara, jauhi kerumunan,” imbaunya.

(dod)