Jari Kaki Pemuda Natuna Ini Tiba-tiba Mati dan Menghitam

Andi Hendra Wijaya dirawat di RSUD Natuna akibat penyakit penyumbatan pembuluh darah yang dideritanya

Natuna - Andi Hendra Wijaya, pemuda 20 tahun asal Kabupaten Natuna ini harus merelakan dua jari kakinya diamputasi. Warga Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna ini menderita penyumbatan pembuluh darah kaki kanan.

Dokter menyarankan untuk segera dirujuk ke rumah sakit di Kota Batam karena beresiko terjadi kerusakan lebih luas pada jaringan di kakinya. Namun terkait biaya pengobatan membuat pihak keluarganya yang pas-pasan merasa gundah.

"Sudah hampir 1 bulan kami menjalani rawat inap di RSUD Natuna, kondisi adik saya tak kunjung membaik. Saat ini kaki kanannya semakin membengkak," ucap sang kakak, Agus (22/11/2020).

Awal mulanya, sakit yang diderita Andi berawal dari rasa nyeri di sekitar lutut sebelah kanan. Lama kelamaan salah satu jari kakinya berubah menghitam dan mengeras. 

"Saat itu jari kaki saya seperti mengelupas kulitnya, tapi lama kelamaan terasa kebas dan tak terasa lagi bila dipegang. Dan akhirnya menghitam dan sekeras batu," kisah Andi.

Saat di bawa kerumah sakit, dokter menyarankan untuk segera diamputasi agar tidak menjalar ke bagian kaki lainya. Pihak medis mendiagnosa sebagai penyumbatan pembuluh darah. 

"Kondisi seperti ini, sudah berlangsung selama tiga bulan. Pihak RSUD sendiri sudah menyarankan untuk membawa adik saya ke Batam karena disini tidak bisa ditangani karena keterbatasan alat dan fasilitas," kata Agus.

Sampai saat ini, pihak keluarga belum bisa memberangkatkan Andi ke batam lantaran tidak memiliki biaya. 

"Bukanya tidak mau berangkat pak, tapi kami ini satu keluarga memang tidak memiliki apa apa. Saya sendiri hanya nalayan, ayah kami pun saat ini sudah sakit-sakitan," ucapnya

Kondisi Andi saat ini semakin memburuk, dirinya tidak lagi bisa berbaring lantaran kaki kanannya yang semakin membengkak dan sakit.

(Yan)