Lapas Batu 18 Tanjungpinang Jadi Klaster Corona

Lapas Batu 18 Tanjungpinang Jadi Klaster Corona

Ilustrasi.

Bintan - Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bintan kembali bertambah 12 orang dalam sehari. 7 diantaranya berasal dari Klaster Lapas Kelas II A Tanjungpinang atau Lapas Batu 18.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan dr Gama AF Isnaeni mengatakan 12 orang telah ditetapkan sebagai pasien positif covid-19 pada Rabu (18/11/2020). Mereka adalah pasien kasus ke 263 sampai dengan kasus ke 274.

"12 pasien ini tidak hanya dari Bintan saja tetapi juga ada yang berasal dari Tanjungpinang. Kemudian juga ada dari Klaster Lapas Batu 18," ujar Gama, Kamis (19/11/2020).

Pasien itu antara lain pasien kasus ke 263 adalah LM seorang perempuan asal Jalan Haji Abdul Salam RT 002/RW 001 Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong. Dia mengalami sakit nyeri abdomen ketika diambil swab di RSUD Tanjungpinang dan hasil PCR-nya positif.

Lalu pasien kasus ke 264 yaitu Wht seorang laki-laki berusia 53 tahun asal Jalan Usman Harun Gang Ilham RT 006/RW 015, Kecamatan Tanjungpinang Barat. Dia berkontak erat dengan pasien kasus di Tanjungpinang namun dicek swabnya di RSUD Bintan dan hasil PCR-nya positif. 

Berikutnya pasien kasus ke 265 yaitu Mah seorang laki-laki berusia 40 asal Kampung Seienam Darat RT 001/RW 003, Kelurahan Seienam, Kecamatan Bintan Timur. 

Dia mengalami sakit demam setelah berkontak erat dengan pasien kasus ke 236 sehingga diambil swabnya di Puskesmas Kijang dan hasil PCR-nya positif.

Kemudian pasien kasus ke 266 yaitu Ltn seorang perempuan berusia 24 tahun asal Kampung Lengkuas RT 004/RW 002, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur. Dia berkontak erat dengan pasien kasus ke 239 sehingga diambil swabnya di Puskesmas Kijang dan hasil PCR-nya positif.

Selanjutnya pasien kasus ke 267 yaitu Sun seorang perempuan berusia 49 tahun asal Jalan Kolam Renang RT 003/RW 003 Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur. 

Dia berkontak erat dengan dokter dari Puskesmas Kijang yaitu dr Boy. Lalu diambil swabnya di Puskesmas Kijang dan hasilnya PCR-nya positif.

"Dari lima ini hanya satu yang isolasi di RSUD Tanjungpinang yaitu pasien kasus ke 263. Sedangkan pasien kasus ke 264 sampai 267 lakukan isolasi secara mandiri," jelasnya.

Sedangkan pasien dari Klaster Lapas Batu 18 meliputi Sup seorang laki-laki berusia 37 tahun dari Lapas Umum. Dia dinyatakan positif terinfeksi corona dan ditetapkan sebagai pasien kasus ke 368 karena berkontak erat dengan pasien kasus ke 241.

Lalu pasien kasus ke 269 adalah MT seorang laki-laki berusia 22 tahun asal Jalan Bahari Kampung Yudowinangun Tanjungpinang. Dia dinyatakan positif corona juga akibat berkontak erat dengan pasien kasus ke 241.

Selanjutnya pasien kasus ke 270 yaitu RPA seorang laki-laki berusia 24 tahun asal Jalan Mahardika Gang Surya Kampung Bangun Sari Tanjungpinang. Dia juga dinyatakan positif corona karena berkontak erat dengan pasien kasus ke 241.

Pasien kasus ke 271 yaitu Fdl seorang laki-laki berusia 58 tahun dari Lapas Umum. Dia juga ikut dinyatakan positif corona karena berkontak erat dengan pasien kasus ke 241. 

Kemudian pasien kasus ke 272 adalah Mar seorang laki-laki berusia 29 tahun dari Lapas Umum. Dia juga ikut dinyatakan positif corona karena berkontak erat dengan pasien kasus ke 241.

Berikutnya pasien kasus ke 273 adalah Fe seorang laki-laki berusia 28 tahun asal Jalan Kuantan Tanjungpinang. Dia dinyatakan positif corona karena berkontak erat dengan pasien kasus ke 234. 

Terakhir pasien kasus ke 274 yaitu An seorang perempuan berusia 27 tahun dari Lapas Narkotika. Dia dinyatakan positif corona akibat berkontak erat dengan pasien kasus ke 235.

"7 pasien dari Klaster Lapas Batu 18 ini merupakan hasil tracing dari pasien sebelumnya yang berasal dari lapas itu juga. Mereka diketahui terinfeksi setelah diambil swabnya di Puskesmas Seilekop dan kini mereka menjalani isolasi secara mandiri," ucapnya.

(ary)