Harta Kekayaan Basyid Lampaui Lukita

Harta Kekayaan Basyid Lampaui Lukita

Pasangan Lukita-Basyid saat mendaftarkan diri sebagai peserta pemilihan kepala daerah Batam 2020. (Foto: Margaretha/batamnews)

Batam - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam telah menetapkan pasangan calon wali kota dan wali kota yang akan berlaga dalam Pilkada Batam 2020.

Pasangan Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid Has akan melawan petahana Rudi-Amsakar Ahmad.

Sosok Lukita yang merupakan mantan Wakil Menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta Kepala Badan Pengusahaan Batam disebut-sebut sebagai kuda hitam dalam pilkada nanti.

Sebagai calon pimpinan daerah, wajah Lukita bersama Basyid sebagai pasangannya tak sebanyak Rudi-Amsakar yang spanduk serta balihonya banyak bertebaran di Batam.

Hal ini tak jarang memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan Lukita menatap pilkada termasuk dengan kekuatan biaya politiknya.

Dari laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), disebutkan bahwa harta kekayaan Lukita mencapai Rp 15.742.553.683.

Lukita tercatat memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan dengan nilai Rp 14.300.000.000 yang terletak di Kota Depok, Jakarta Selatan, Bandung dan Tabanan.

Sementara itu, harta kekayaan Lukita di bidang alat transportasi dan mesin tercatat senilai Rp 490.000.000 yang terdiri dari 1 Honda Accord rakitan tahun 2003, BMW 520i rakitan 2005 dan Toyota Camry rakitan tahun 2015.

Lukita juga memiliki kekayaan di bidang harta bergerak lainnya dengan total Rp 14.500.000. Sedangkan harta berupa kas mencapai Rp 978.053.683 dan memiliki utang sebesar Rp 40.000.000.

Harta Kekayaan Basyid

 

Sementara itu, untuk Abdul Basyid Has memiliki harta kekayaan sebesar Rp. 71.133.569.261.

Dalam LHKPN, Basyid juga disebutkan memiliki lima bidang tanah dan bangunan senilai Rp 68.799.321.000 yang kesemuanya berada di Kota Batam.

Adapun harta kekayaan di bidang alat transportasi dan mesin, Basyid memiliki 1 Honda Jazz rakitan 2007, 1 Toyota Innova 2005 dan 1 Lexus RX270 tahun 2014 dengan nilai total Rp 680.000.000.

Basyid juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 405.000.000, surat berharga senilai Rp 1.200.000.000, kas dan setara kas Rp 194.166.561 serta utang Rp 144.918.300.

(dod)