Destinasi Baru Wisata Air Kampung Mading Hadir di Lingga

Destinasi Baru Wisata Air Kampung Mading Hadir di Lingga

Pengunjung tampak menikmati Wisata Kampung Mading (Foto:Ist)

Lingga - Jumlah objek wisata di Kabupaten Lingga, tepatnya di Ibu Kota Negeri Bunda Tanah Melayu kini semakin bertambah. Sebelumnya, di Daik Lingga ketika warga yang ingin menghabiskan akhir pekan, selalu memanfaatkan Air Terjun Resun atau Taman Tanjung Buton, Pantai Pasir Panjang, serta Lubuk Papan sebagai tempat bersantai.

Tapi, saat ini sudah ada wisata air buatan yang diberi nama `Wisata Kampung Mading`. Objek wisata yang terletak di Jalan Sultan Mahmud Muzzafar Syah, Kampung Mading, Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga ini baru dibuka untuk umum, Sabtu (5/9/2020) kemarin.

"Kita opening pada Sabtu kemarin. Kalau untuk siang, Wisata Kampung Mading ini buka dari pukul 08.00-17.30 WIB," kata Anwar, pemilik lokasi objek wisata baru tersebut kepada Batamnews, Minggu (5/9/2020).

Ia menjelaskan, di dalam komplek Wisata Kampung Mading ini terdapat dua unit kolam renang. Yang satunya khusus dewasa, dan yang satunya lagi khusus anak-anak diindahkan dengan adanya water bucket (ember tumpah), seluncuran dan istana balon.

Anak-anak terlihat antusias berenang di Wisata Kampung Mading (Foto:Ist)

"Untuk tarif masuk itu gratis. Kalau mandi baru bayar. Itu per orang Rp 15.000," sebutnya.

Tidak hanya buka pada waktu siang. Wisata Kampung Mading tersebut kata Bos Lingga Optik ini juga dibuka pada malam harinya. Tapi, pengunjung tidak diperbolehkan untuk berenang di dalam kolam.

"Kalau malam, itu buka mulai pukul 19.00-24.00 WIB. Jadi saat malam harinya kita buka cafe, dan pengunjung juga bisa karaoke di lokasi ini," ujar pria yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga ini.

Di objek wisata yang bisa ditempuh hanya beberapa menit saja dari pusat Kota Daik dengan kendaraan bermotor ini juga terdapat homestay. Namun, sekarang baru berdiri dua unit. Kata Anwar, kedepannya ia akan kembali membangun hingga mencapai lima unit.

Suasana malam di objek Wisata Kampung Mading (Foto:Ist)

"Kedepan akan kita bikin 5 unit homestay. Tapi bagi yang ingin menginap juga sudah boleh di bangunan yang ada sekarang, itu per malamnya Rp 300.000. Fasilitas yang didapat yakni, menginap, sarapan dan berenang sekeluarga," jelasnya.

Anwar berharap, para pengunjung dapat menikmati objek wisata yang tersedia di komplek objek wisata tersebut. Anwar juga mengaku akan memberikan yang terbaik bagi para pengunjung.

"Dengan hadirnya Wisata Kampung Mading ini saya harap masyarakat bisa berlibur tidak perlu jauh-jauh lagi seperti harus ke Tanjungpinang dan Batam. Saya ingin ada perputaran uang di Kabupaten Lingga dan bisa membuka lapangan kerja walaupun tidak banyak. Mudah-mudahan ke depan kita dapat memperbanyak fasilitas," harapnya.

Pantauan Batamnews di lapangan, baru dua hari dibuka untuk umum, tepatnya pada Sabtu (5/9/2020), antusias pengunjung mendatangi lokasi ini luar biasa. Orang tua tampak membawa anak-anaknya ke lokasi. Mereka pun tampak ceria dan senang.

(ruz)