Vaksin Merah Putih Garapan RI Tak Terdaftar di WHO, Kenapa?

Vaksin Merah Putih Garapan RI Tak Terdaftar di WHO, Kenapa?

Ilustrasi (Foto: Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Jakarta - Indonesia juga mengembangkan vaksin Corona. Vaksin yang diberi nama Merah Putih itu dikembangkan Lembaga Biomolekuler Eijkman (LBME).

Sebelumnya, Direktur LBME, Prof Amin Soebandrio mengatakan, pihak mereka menargetkan akan menyerahkan bibit vaksin Corona pada industri pada bulan Februari atau Maret 2020. Setelah itu akan dilakukan uji klinis fase I, II, dan III.

Namun, vaksin Corona Merah Putih tidak ada dalam daftar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait vaksin yang tengah dikembangkan. Jubir Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito angkat bicara mengapa vaksin Corona Merah Putih tidak ada dalam daftar WHO.

"Vaksin Corona Merah Putih tidak ada di daftar WHO karena masih dalam pengembangan tahap awal," ungkapnya dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube Jumat (28/8/2020).

Prof Wiku menjelaskan vaksin Corona Merah Putih tentu nantinya akan terdaftar di WHO. "Jika nanti uji klinis sudah berjalan tentu akan didaftarkan pada WHO," pungkasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :