Fakta Waduk Tembesi dan Potensi Pasokan Air Batam di Masa Datang

Fakta Waduk Tembesi dan Potensi Pasokan Air Batam di Masa Datang

Waduk Tembesi di Kecamatan Sagulung Batam. (Foto: istimewa)

Batam - Waduk Tembesi merupakan salah satu waduk di Kota Batam yang dibangun oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam sejak 2014. Tujuannya sebagai cadangan air baku baru bagi Kota Batam. 

Waduk Tembesi memiliki panjang bendungan 2.016 meter, dengan tinggi 10 meter, dan luas genangan 842 hektare dengan tipe earth fill dam.

Pasokan air baku yang saat ini dimiliki Waduk Tembesi merupakan air yang diperoleh dari proses desalinasi dari air laut ke air tawar, dan percampuran air hujan. 

“Waduk ini dirancang untuk menampung air baku hingga 56 juta meter kubik dengan kapasitas produksi air baku, 600 liter per detik,” kata Manager Air Baku, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Hadjad Widagdo. 

Pembangunan waduk ini akan difungsikan untuk suplai air bersih di kawasan Batuaji dan Tanjunguncang, yang selama ini mengalami hambatan dalam distribusi pasokan air bersih. 

Saat ini, Dam Tembesi belum beroperasi secara mandiri, namun pasokan air bersih yang ada di dam tersebut sempat dimanfaatkan untuk mengisi pasokan air di Dam Mukakuning, melalui interkoneksi  pipa sepanjang 2,9 kilometer. 

Interkoneksi ini dilakukan untuk menyelamatkan Dam Duriangkang sebagai penyuplai air Dam Mukakuning yang sempat mengalami krisis air baku. Dam Mukakuning sendiri sempat mengalami defisit air baku hingga 800 liter per detik. 

(ADV)