Alfamart dan Indomaret di Batam Akhirnya Boleh Beroperasi

Alfamart dan Indomaret di Batam Akhirnya Boleh Beroperasi

Foto: Batamnews

Batam - Indomaret dan Alfamart beserta Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI) Kota Batam, sepakat akan memfasilitasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal itu berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Kantor DPRD Batam, Kepulauan Riau, Selasa (30/6/2020).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam, Firmansyah mengatakan, hasil RDP ini nanti akan dibuat Perjanjian Kerjasama (PKS) antara FORPPI dan Indomaret serta Alfamart.

“Nanti kita buat PKS-nya, selanjutnya FORPPI bisa kasih daftar barang atau produk pelaku UMKM per kecamatan,” ujar Firmansyah.

Kepala Cabang Indomaret Batam, Adi Sutono mengatakan, pihaknya sudah mendukung UMKM menjadi bagian dari kemajuan perekonomian di Batam. Seperti mengajak UMKM menjual produknya di dalam toko mereka.

“Sudah kami dukung, mereka juga boleh menyewa di teras toko kami,” ujar Adi yang hadir pada RDP tersebut.

Bahkan di tengah Pandemi Covid-19 saat ini, pihaknya menggratiskan biaya sewa bulanan pada Mei lalu. Tujuannya agar tidak memberatkan para UMKM dalam memasarkan produk di tempat mereka.

“Kami menunggu format pemerintah untuk menjalankan kerjasamanya, kami siap bagian itu,” kata dia.

Senada dengan Adi, perwakilan dari Alfamart yang hadir, Muchson mengatakan bahwa pihaknya juga ikut berpartisipasi mendukung UMKM. Sesuai dengan visi toko mereka, menumbuhkan jiwa wiraswasta.

“Alfamart merangkul warung sekitar, dengan memberikan harga khusus untuk produk atau barang yang dibeli dari kami agar dapat dijual kembali,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua FORPPI Batam Muhammad Noer mengatakan, dengan berkembangnya ritel modern saat ini. Toko kelontong yang ada tidak bisa bertahan, dan memilih untuk gulung tikar.

“Banyak yang sudah tutup, sebaiknya izinnya dipertimbangkan lagi,” ujar Noer.

Perwakilan FORPPI yang lain, Andi Bola menambahkan, Dinas UMKM tidak hadir dalam persoalan ini. Seharusnya pelaku UMKM juga turut dirangkul. “Supaya tidak ada yang tutup, sudah banyak yang pulang kampung, tidak bisa cari makan lagi,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto dalam kesempatan itu juga meminta agar perizinan Alfamart dan Indomaret bisa dikaji ulang lagi, setelah 5 tahun. Selain itu pihaknya memberikan catatan kepada para ritel modern tersebut, jika sudah dilakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM, bisa disosialisasikan lagi.

“Kalau kurang pembinaan, bisa ditambah. Nanti kedepan, pemerintah yang memfasilitasi, bukan kami lagi,” ujarnya.

(ret)