Rentan Tertular Corona, Pemko Batam Perlakukan Khusus ASN Usia 50 Tahun

Kantor Wali Kota Batam.

Batam - Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam yang memiliki penyakit penyerta dan berusia di atas 50 tahun tetap bisa bekerja seperti biasa.

Wali Kota Batam HM Rudi mengatakan, para ASN ini nantinya akan diperlakukan secara khusus. “Tetap bekerja seperti biasa, tapi nanti disediakam meja khusus dan tidak bergabung dengan karyawan lain,” ujar Rudi, Rabu (10/6/2020). 

Hal tersebut dilakukan karena jumlah ASN yang berusia di atas 50 tahun masih banyak. Menurutnya dari data Covid-19, usia lanjut rentan terserang virus ini.

Saat ini pihaknya sudah meminta Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk mendata ASN yang memiliki riwayat penyakit penyerta. Pendataan tersebut sudah dilakukan beberapa waktu lalu. 

"Nanti mereka yang petakan. Apakah ASN itu harus bekerja dari rumah atau tetap di kantor, namun mejanya terpisah dan tidak tergabung dengan pegawai lainnya," jelasnya.

Jika dari hasil pendataan itu diketahui jumlah pegawai dengan penyakit penyerta cukup banyak, pihaknya bisa mengambil opsi untuk menetapkan mereka bekerja dari rumah (WFH). 

“Bisa saja mereka kerja dari rumah,” katanya. 

Sementara itu untuk sektor pekerja Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan sudah ada usulan yang disampaikan kepada perusahaan. 

Usulan itu berisikan bahwa karyawan yang berusia di atas 50 tahun diupayakan untuk bekerja pada shift pagi. 

“Dari perusahaan menyampaikan kalau karyawannya yang usia di atas 50 tahun memang masuk shift pagi kecuali untuk pekerja sebagai sekuriti,” ujar Rudi dalam kesempatan yang berbeda. 

Selain itu sebagian besar karyawan saat ini, tertama di kawasan Mukakuning berusia produktif dengan maksimal usia 40 tahun. 

“Apalagi pas seleksi masuk, mereka cukup ketat pakai medical check up, jadi karyawan mereka yang dipilih yang sehat-sehat saja,” kata dia.

(ret)