Blocking Area di Lingga Dicabut, Namun Sekolah Ditunda Karena Ada Kasus Covid

Suasana sudut Kota Daik Lingga (Foto: Dok. Batamnews)

Batam - Kendati ditemukan satu kasus pasien corona di Lingga, pencabutan blocking area akan tetap dilakukan dan kebijakan new normal akan dilanjutkan sambil melihat perkembangan. Namun kebijakan mulai dibukanya sekolah ditunda.

Hal ini menjadi point yang dihasilkan dalam rapat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lingga, di Gedung Daerah Dabo Singkep, Sabtu (30/5/2020).

Protokol kesehatan khususnya pemeriksaan dan pengecekan pintu masuk Kabupaten Lingga agar diperketat oleh Tim Gugus Tugas. 

Tim mulai, Minggu (31/5/2020) juga akan bekerja untuk melakukan penelusuran close contact pasien tersebut.

"Kasus ini merupakan hal yang tidak terduga, oleh karena itu kebijakan Dinas Pendidikan yang akan kembali membuka sekolah akan ditunda," terang tim dari Dinas Pendidikan Lingga dalam rapat tersebut.

Padahal sebelumnya kegiatan belajar mengajar di sekolah sudah direncanakan 2 Juni 2020 mendatang di Lingga.

Sementara itu terkait new normal yang segera dijalankan, Kabag Ops Polres Lingga, Kompol Rusdiawiantoro mengatakan TNI/Polri siap mengawal kebijakan new normal, begitu juga kepastian tentang pembukaan tempat-tempat hiburan.

"Telah disiapkan personel sebanyak 211 Personel untuk melakukan pengamanan pada tempat-tempat wisata, dan 190 Personel untuk melakukan pengamanan pada tempat-tempat ibadah guna mendukung kebijakan new normal," sebutnya.

Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nashiruddin menyampaikan pelacakan dan penulurusan terhadap close contact kasus pertama di Lingga itu perlu dilakukan

"Kebijakan-kebijakan yang telah direncanakan (pembukaan sekolah) disarankan untuk ditunda terlebih dahulu," ujarnya.

(fox)