Kasus Corona ke-50 di Batam, Rentetan Klaster Jemaah Tabligh Asal India

Kasus Corona ke-50 di Batam, Rentetan Klaster Jemaah Tabligh Asal India

Ilustrasi.

Batam - Seorang wanita (61) tercatat sebagai kasus ke-50 terkonfirmasi Covid-19 di Batam. Wanita itu merupakan tante dari pasien Kasus 46. Tim Gugus Tugas merilis tambahan kasus baru, Kamis (14/5/2020).

"Yang bersangkutan merupakan tante dari kasus terkonfrimasi positif nomor 46 Kota Batam, dan tinggal serumah," ujar Wako Batam, sekaligus Ketua Gugus Tugas, HM Rudi.

Kasus 50 beralamat di salah satu perumahan kawasan Seraya, Batuampar.

 

Kronologi

Pada 8 Mei 2020, tim Puskesmas Tanjung Sengkuang dan tim Gugus Tugas Kecamatan Batu Ampar melakukan rapid test. Wanita itu dinyatakan reaktif. Ia dirujuk ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, untuk pemantauan dan penanganan lebih lanjut.

"Selanjutnya pada esok harinya, dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan, dan hasilnya negatif," kata Rudi.

Tetapi pada tanggal 11 Mei 2020, dilakukan pemeriksaan swab lanjutan, dan pasien 50 tersebut justru terkonfirmasi positif.

"Sejauh ini yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, dan sudah masuk ruang isolasi RSKI Galang," jelasnya.

 

Klaster Jemaah Tabligh India

 

Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan, kasus ini diyakini berkaitan erat dengan kasus terkonfirmasi positif nomor 32. Kasus 32 adalah seorang jemaah tabligh asal India. Pria itu meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Sedangkan keponakan Kasus 50, yaitu Kasus 46, sebelumnya pernah semesjid melakukan salat tarawih di kawasan Seraya tersebut.

"Untuk itu tim surveilans Dan Epidemiologi masih terus bergerak melakukan proses contact tracing dan penyelidikan epidemiologi  terhadap semua orang yang diduga memiliki kontak terhadap kasus terkonfirmasi tersebut," kata Rudi.

(ret)