Polisi Ringkus Pemabuk Tatoan yang Bacok Warga Hingga Tewas di Sekupang

Pelaku pembacokan, Dedi Larepos. (Foto: Kokorimba/Batamnews)

Batam - Dedy Larepos (33) tersangka kasus pembunuhan diringkus Polsek Sekupang, Jumat (3/4/2020). Korbannya Abdul Harris tewas dan Irfan Nasution kritis. Dedy tertangkap usai bersembunyi di kawasan semak belukar tak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolsek Sekupang AKP Yudi kepada batamnews.co.id mengatakan, pelaku diamankan tak lama usai kejadian. "Tim kami bagi dua, untuk mengejar tersangka. Pria itu dalam keadaan mabuk saat keributan di Foodcourt Tiban Center," ujarnya.

Yudi menyanggah jika pelaku memiliki ilmu kebal dari bacokan dan tikaman tombak. "Pelaku tidak benar memiliki ilmu kebal. Hanya masyarakat merasa takut pelaku masih membawa sajam digenggamnya sampai anggota (polisi) berhasil menangkap," kata Yudi.

Yudi menuturkan, pelaku dijerat pasal 351 KUHP ayat 3, pasal 338 dan 340 dengan ancaman seumur hidup atau hukuman mati.

Diberitakan sebelumnya, seorang pedagang di Tiban Centre, Kelurahan Tiban Indah, Kota Batam, Abdul Haris Nasution, tewas setelah disabet seorang pria mabuk pada Kamis (2/4/2020) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Sebelumnya pelaku juga menikam seorang pria lainnya Irfan Nasution. Peristiwa itu terjadi di depan Apotek Kimia Farma Tiban Centre, Kelurahan Tiban Indah.

 

Kejadian itu berawal saat terjadi keributan antara Abdul Haris Nasution dengan pelaku yang bekerja sebagai pelaut tersebut. Ifran berusaha menengahi dan meminta tidak ribut di lokasi tersebut.

"Awalnya, di warung ada yang tengah bertengkar karena mabuk-mabukan. Irfan Nasution datang menegur agar tidak bikin keributan di area Kuliner Tiban McDermott," ujar seorang saksi.

Saksi menambahkan, sekitar 5 menit kemudian, pelaku datang kembali ke warung Abdul Haris Nasution. Ia sempat menanyakan keberadaan Irfan.

"Begitu dia lihat lagi duduk tiba-tiba langsung ditusuk di bagian dadanya Irfan. Haris pemilik warung berusaha melerai dan membawa Irfan, namun pelaku juga menyabet leher Haris," kata saksi tersebut.

Sebelum kabur, Dedy sempat dikeroyok warga, namun fisiknya cukup kuat menahan pukulan dan serangan sejumlah orang saat itu sehingga ada yang menduga ia punya ilmu kebal.

(jim)