Pekerja Sering Tewas, Tak Ada Tersangka, Disnaker Kepri Turun Tangan ke PT Bandar Abadi Shipyard

Pekerja Sering Tewas, Tak Ada Tersangka, Disnaker Kepri Turun Tangan ke PT Bandar Abadi Shipyard

Kapal tugboat tenggelam saat diluncurkan beberapa waktu lalu (Foto: Ist)

Batam - Kecelakaan kerja di PT Bandar Abadi Shipyard kerap terjadi. Sejauh ini belum ada tersangka dalam kasus tersebut. 

Bahkan diduga beberapa kecelakaan yang menewaskan pekerja di perusahaan galangan kapal itu tidak pernah ada tersangka yang diseret ke pengadilan.

Pejabat Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Dinas Ketenaga Kerjaan Provinsi Kepri, Sudianto, mengaku sudah menemukan fakta-fakta mengenai kelalaian fatal dari perusahaan PT Bandar Abadi Shipyard tersebut. Menurutnya, kecelakaan kerja tersebut sangat fatal.

Sudianto mengaku sudah memanggil dan memeriksa pihak perusahaan.  "Tim sudah ke lokasi dan kami telah memanggil pimpinan PT Bandar Abadi Shipyard Tanjung Uncang dan kami menemukan unsur keteledoran dan kelalaian PT Bandar Abadi Shipyard," katanya kepada batamnews.co.id, Jumat (3/4/2020).

Saat ditanya mengenai penetapan calon tersangka dari kejadian itu, menurut Sudianto, pihak pimpinan Direksi PT Bandar Abadi Shipyard paling berpeluang.

"Dari akta notaris perusahaaan yang bertanggung jawab adalah pimpinan PT Bandar Abadi Shipyard," katanya.

Sudianto menuturkan, saat ini pihaknya belum bisa masuk ke lokasi PT Bandar Abadi Shypiard dengan alasan masih dipasang police line. 

"Kami mau masuk lagi ke dalam PT Bandar Abadi Shipyard masih belum bisa, masih terpasang police line," kata Sudianto.

Sudianto mengatakan sudah mengantongi sejumlah data kecelakaan di perusahaan PT Bandar Abadi Shipyard tersebut.

"Kita sering dengar laka kerja. Bandar Abadi Shipyard dan akan kita tindak segera," katanya.

 

 

(jim)