https://www.batamnews.co.id

Membandel, THM di Batam Masih Ada yang Buka saat Wabah Corona

Ilustrasi.

Batam - Tim Gugus Tugas (Gugas) penanganan COVID-19 Kota Batam terus mendatangi tempat hiburan malam (THM). Tim dari unsur Pemerintah Kota Batam dan TNI/Polri terus melakukan penyisiran pada setiap titik THM. 

Pada Jumat (27/3/2020) malam, tim juga bergerak ke kawasan Kampung Aceh untuk memastikan tidak ada kegiatan yang mengundang kerumunan orang. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan hingga saat ini masih ada beberapa THM, kafe dan lainnya yang masih belum mengindahkan imbauan pemerintah, untuk menerapkan Social Distancing karena COVID-19.

"Hasil pengawasan semalam masih ada kafe dan tempat permainan yang buka. Sudah kami beri edukasi dan imbau untuk menutup usaha mereka sementara ini," ujar Ardi, Sabtu (28/3/2020).

Bersama tim gabungan, petugas menyisir beberapa lokasi di antaranya, Kampung Bule, Jodoh, hingga pengecekan ke hotel dan lainnya. 

Ardi menjelaskan, pengawasan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Upaya yang dilakukan saat ini mengedukasi pelaku usaha tentang bahaya Covid-19 dan penyebarannya.

"Sampai wabah ini hilang, pengawasan akan tetap dilakukan. Selain itu saat ini Pemko sudah memberlakukan kerja dan belajar di rumah. Kami berharap masyarakat turut membantu pemerintah dalam memerangi COVID-19 ini," jelasnya.

Pandemi global ini sangat mempengaruhi sektror pariwisata, terlihat sudah ada beberapa hotel yang menutup sementara waktu. Hal ini dikarenakan kunjungan waisatawan yang turun dratis. 

“Wisatawan mancanegara yang paling besar itu dari singapuran dan malaysia, tapi mereka sudah membatasi warganya untuk ke luar negeri, dan sebaliknya,” kata dia. 

Kondisi ini tidak bisa terhindarkan, karena ada peningkatan pengawasan yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di setiap negara.

"Kami berharap semuanya cepat berlalu. Untuk itu sangat perlu dukungan semua elemen masyarakat. Jaga kesehatan dan tetap di rumah bisa membantu pemerintah," ucapnya.

(ret)