https://www.batamnews.co.id

Petugas Cari Belasan Penumpang Kapal yang Tiba Bersama Pasien Suspect Virus Corona

Asrama Haji Batam. (Foto: Diskominfo Bengkalis)

Batam - Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau akan mengarantina sejumlah penumpang kapal dari Singapura yang tiba di Batam bersama dengan warga Indonesia pasien suspect virus Corona.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan mereka akan dikarantina di Asrama Haji, kawasan Batam Centre.

Untuk diketahui, WNI yang terduga terinfeksi Virus Corona tersebut merupakan seorang anak buah kapal (ABK) tugboat dengan rute China-Singapura. 

Ia menyebutkan dalam kapal tersebut ada 8 orang kru kapal, dan 16 orang penumpang. Dimana para penumpang itu terdiri dari 4 WNI dan 12 orang Warga Negara Asing (WNA). 

“Jadi total ada 24 orang di dalam kapal,” katanya. 

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepolisian untuk melacak keberadaan para penumpang kapal tersebut. Namun sebagian dari mereka sudah terlebih dahulu diperiksa.

“Hasilnya mereka belum menunjukkan gejala-gejala corona virus,” jelasnya.

Pihaknya juga belum mengambil sampel dari kru kapal tersebut. Walaupun begitu dalam masa karantina itu, penumpang kapal akan dilihat perkembangannya. 

Terkait berapa lama masa karantina ini, Didi tidak dapat memperkirakan. Jika para penumpang kapal yang dikarantina itu terkonfirmasi negatif corona virus maka segera dipulangkan. 

“Jadi tidak menunggu masa inkubasi yaitu selama 14 hari,” ucapnya.

Sementara, untuk pasien suspek virus Corona sudah diambil sampel swab, kemudian diberikan kepada Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) untuk dikirim ke Litbangkes Jakarta. 

Hasilnya akan diketahui tiga hari lagi, atau Senin (3/2/2020) mendatang. Didi berjanji akan menyampaikan ke publik hasil penelitian laboratorium itu.

(ret)