Pemprov Kepri Minta Restu Pengelolaan Labuh Jangkar ke Kemenhub
Plt Gubernur Provinsi Kepri Isdianto bersama rombongan saat menemui Menhub Budi Karya membicarakan tata kelola labuh jangkar di Kepri. (Foto: istimewa)
Tanjungpinang - Pengelolaan labuh jangkar di perairan Kepri akan segera terealisasi dan dikelola Pemprov Kepri. Pendapatan dari sektor ini diharapkan bisa meningkatkan PAD.
Sinyal positif ini muncul kala Plt Gubernur Kepri Isdianto menemui Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Maju, Budi Karya Sumadi, di Ruang Rapat Kemenhub Lantai 9, Jakarta, Kamis (7/11/209) petang.
Isdianto mengatakan pihaknya memang berharap restu dari Kemenhub untuk tata kelola labuh jangkar ini.
"Paling tidak win win solution untuk kemajuan Kepri dan negeri ini," kata Isdianto.
Pemprov Kepri berharap dukungan untuk melaksanakan kewenangan dalam mengelola wilayah laut sampai 12 mil, sesuai UU sebagai potensi pendapatan daerah.
Menurut Isdianto, Kemenhub akan memberikan kepastian kepada Pemprov Kepri mengenai pengelolaan labuh jangkar ini dalam sepekan ke depan.
"Selama ini sudah banyak pembangunan yang kami rasakan dari Kemenhub. Tapi Kepri ini luas lautnya hingga 96 persen dan daratan hanya empat persen. Kami terus menggali potensi PAD untuk kelangsungan pembangunan dan berharap dukungan pembangunan untuk Kepri semakin banyak," kata dia.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya menyambut baik kedatangan Isdianto dan utusan kabupaten kota se-Kepri. Menurut Budi, Kepri tetap menjadi prioritas pembangunan perhubungan.
"Kita berusaha untuk memberikan yang maksimal. Tapi karena keterbatasan, maka kita akan melihat apa-apa yang prioritas dilakukan," kata Budi.
Komentar Via Facebook :