`Janji di Atas Pelantar` Angkat Kisah Kehidupan Wali Kota Syahrul

`Janji di Atas Pelantar` Angkat Kisah Kehidupan Wali Kota Syahrul

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul memberikan sambutan sebelum pemutaran film Janji di Atas Pelantar. (Foto: Adi/batamnews)

Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar nonton bareng penayangan perdana film Janji di Atas Pelantar di bioskop XXI, Mall TCC Tanjungpinang, Jumat (18/10/2019).

Dalam film ini, Wakil Wali Kota Rahma menjadi pemeran utama. Selain itu, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul juga ikut adu akting.

Film Janji di Atas Pelantar bukan menceritakan tentang janji sepasang kekasih yang sedang pacaran, tapi janji dua anak yatim piatu yang bertekad meraih mimpi, meski hidup dalam kesusahan.

Rahma dalam film itu selaku mak Jamilah, seorang janda memiliki dua anak bernama Haafiz dan Hamid. Kedua anak perempuan pedagang otak-otak itu memiliki prestasi dalam pendidikan.

Namun saat di akhir cerita, Jamilah meninggal dunia. Kemudian kedua anak yang rajin beribadah itu kesusahan untuk meneruskan pendidikan. Hamid pun berhenti di bangku putih abu-abu lantaran tidak memiliki biaya.

Sementara Haafiz mendapatkan beasiswa dari Wali Kota Tanjungpinang Syahrul hingga tamat sarjana dan ia menjadi seorang kapten kapal.

Usai menonton Syahrul menuturkan, bahwa film ini memberikan inspirasi masyarakat kurang mampu agar anak-anak harus mengenyam pendidikan.

"Saya berpesan kepada seluruh masyarakat yang memiliki anak didik SD, SMP dan SMA tidak boleh putus sekolah, tidak ada halangan masyarakat tak mampu, pemerintah sudah mengratiskan," pesan Syahrul.

Syahrul menceritakan, dalam film itu hampir sama dengan dirinya yang susah payah untuk menyelesaikan pendidikan bangku sekolah dasar. Setelah memasuki SMP ia sempat putus sekolah dan harus bekerja sambil melanjutkan sekolah kembali.

"Kemudian saya merantau ke Tanjungpinang melanjutkan sekolah, dan saya tidak menyangka saya bisa jadi seperti ini, karena kedua orang saya tidak pegawai negeri. Diantara delapan saudara saya, hanya saya sendiri menjadi seperti ini," ujarnya.

Film ini nanti akan ditayangkan di Gedung Aisyah Sulaiman Tanjungpinang mulai 20 Oktober hingga seterusnya.

(adi)
 

Komentar Via Facebook :