LSM Melayu Tolak Jumaga Jadi Ketua DPRD Kepri, Begini Tanggapan Soerya

LSM Melayu Tolak Jumaga Jadi Ketua DPRD Kepri, Begini Tanggapan Soerya

Ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo bersama Plt Gubernur Kepri, Isdianto usai menghadiri paripurna penetapan Ketua DPRD Batam, Senin (23/9/2019). (Foto: Yogi/Batamnews)

Batam - Beberapa LSM menolak Jumaga Nadeak diangkat sebagai Ketua DPRD Kepri. Menurut mereka Jumaga tidak mewakili masyarakat melayu.

Penolakan itu ditangapi Ketua Ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo sebagai partai pemenang. Soerya menegaskan, hasil keputusan partai di pusat Jumaga Nadeak yang dipilih menjadi Ketua DPRD Kepri masa jabatan 2019-2024. Soerya mengatakan, beberapa LSM yang menolak sudah menemui dirinya.

"Pada saat itu saya sampaikan kepada beliau pengurus LAM Provinsi bahwasannya aspirasi saya terima berupa surat, tapi kami di PDI Perjuangan tetap mengacu mekanisme tersendiri. Keputusan sepenuhnya ada di tangan Ketua DPP partai," kata Soerya usai menghadiri paripurna di DPRD Kota Batam, Senin (23/9/2019).

Ia menjelaskan, DPD PDIP Kepri mengajukan tiga nama untuk menjadi Ketua DPRD Kepri. Mereka yakni Lis Darmansyah, Jumaga Nadeak dan Widi Astadi Nugroho. "Semuanya sudah melalui mekanisme, DPP pusat memilih Jumaga Nadeak," ungkap Soerya.

Ada kabar Lis Darmansyah tidak direkomendasikan menjadi ketua karena istrinya sudah menjabat Ketua DPRD Tanjungpinang. Namun hal itu ditepis Soerya. "Tidak ada hubungannya, ini keputusan pusat," kata dia.

Jika aksi penolakan tersebut terus berlanjut, Soerya menegaskan keputusan tetap berada di DPP pusat. "Apakah bisa diganti atau tidak, saya tidak bisa berandai-andai," katanya.

(tan)