https://www.batamnews.co.id

Tokoh Muda Dukung Aceh Referendum

Zubaili (Foto: Ist)

Aceh - Juru bicara Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (Jubir Jasa) Kabupaten Aceh Utara Zubaili ikut bersuara soal pernyataan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Aceh Muzakir Manaf.

Zubaili menganggap keinginan Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem itu, mendapat dukungan masyarakat Aceh. 

Mualem menyampaikan keinginannya itu pada saat peringatan meninggalnya Wali Nanggroe Aceh Tgk Muhammad Hasan Ditiro di Gedung Amel Convection Hall Banda Aceh, Senin. 

“Kami selalu mengingat jasa-jasa orang tua kami dulu saat berjuang untuk aceh dan gugur dalam perjuangan, darah juang orang tua kami ada dalam tubuh kami, maka dari itu semangat juang kami untuk aceh ini sangat tinggi dan ini untuk kepentingan masyarakat Aceh,” ucapnnya.

Ia mengatakan, Aceh memiliki modal kuat dari sumber daya alam dan pajak. Menurutnya, sudah saatnya para elite Aceh memikirkan hal tersebut.

”Nah, berdasarkan pengalaman itulah menurut Mualem, Aceh harus melihat dan meretas jalannya sendiri di masa depan,” ujar Zubaili.

Dalam pidatonya, Mualem juga menyampaikan, Indonesia tak lama lagi akan dijajah asing. 

“Kita tahu bahwa Indonesia, beberapa saat lagi akan dijajah oleh asing, itu yang kita khawatirkan. Karena itu, Aceh lebih baik mengikuti Timor Timur, kenapa Aceh tidak,” ujar Mualem.

Ia beralasan, selama 14 tahun pasca perjanjian damai Mou Helsinky, Aceh tidak diuntungkan dengan butir-butirnya yang tidak terealisasikan dengan dalih menentang dengan Undang-undang 1945 dan lainnya. 

“Harapan kami kepada seluruh masyarakat aceh jangan ada yang menentang dengan pernyataan Aceh referendum dan mari sama-sama kita mendukungnya, bagi teman-teman kami asal Aceh," ujarnya.

(snw)

 


Berita Terkait