Kecelakaan Kerja di PT MOS, DPRD Karimun: Pemerintah Tak Tegas

Kecelakaan Kerja di PT MOS, DPRD Karimun: Pemerintah Tak Tegas

Ketua Komisi I DPRD Karimun, Anwar Abubakar. (Foto: Edo/batamnews)

Karimun - DPRD Kabupaten Karimun minta eksekutif untuk segera mengambil tindakan menyusul kerap terjadinya kecelakaaan kerja di galangan kapal PT MOS.

"Jangan selalu diberi peringatan, kita minta aksi yang nyata dari pemerintah daerah, agar persoalan di PT MOS ini betul-betul diatasi sebaik-baiknya," ujar Ketua Komisi I DPRD Karimun, Anwar Abubakar, Senin (13/5/2019) malam.

Kecelakaan kerja yang sudah kesekian kali itu, disebutkan Anwar karena kelalaian perusahaan dalam mengawasi.

Baca: Laka Kerja PT MOS Karimun, Polisi: Perkara Sebelumnya Belum Selesai

Dalam waktu dekat, Komisi I akan berkoordinasi dengan Disnaker untuk memberikan rekomendasi tegas dalam investasi dan aktivitas kerja.

"Boleh saja dia melakukan kegiatan untuk dapat sebuah proyek, tapi perlu perhatikan keselamatan kerja," katanya.

Sementara itu, untuk kewenangan dalam melakukan eksekusi berada ditangan pemerintah daerah, yaitu Disnaker dan juga pengawas tingkat provinsi.

Namun, Anwar sangat prihatin dengan aparatur pemerintah daerah juga pihak pengawas ketenagakerjaan. Mereka seperti tutup mata dengan adanya kejadian-kejadian di perusahaan tersebut.

"Ini sekarang jadi persoalan, kita prihatin dengan aparatur pemerintah dan pengawasan. Seolah-olah mereka ini tutup mata saja, padahalkan ini menyangkut tentang jiwa dan nyawa manusia," kata Anwar.

Komisi I akan menyikapi hal tersebut bersama dengan Pimpinan DPRD agar Bupati Karimun dapat menyikapi kejadian tersebut.

"Saya pikir, persoalan menyangkut ketidaktegasan pemerintah dalam eksekusi dalam hal ini. Kalau perlu perlu pihak kepolisian juga terlibatlah, karena ini menyangkut nyawa seseorang," ujarnya.

(aha)