Angkutan Umum Sumbang 35 Persen Kasus Kecelakaan

Angkutan Umum Sumbang 35 Persen Kasus Kecelakaan

Ilustrasi kecelakaan angkutan umum di Batam. (Foto: dok. Batamnews)

Dodo

Batam - Faktor kelalaian manusia (human error) masih menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Angkutan umum menjadi salah satu penyumbang yang tertinggi angka kecelakaan ini.

Kepala Balai Pengelola Tranportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Riau-Kepri, Aji Penatagama mengungkapkan secara persentase, 35 persen dari kecelakaan disebabkan dan dialami oleh angkutan umum.

"Masih ada pengemudi angkutan umum yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan belum berpengalaman sudah diterima kerja," kata Aji dalam sosialisasi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 85 tahun 2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum di Harmoni One Hotel, Batam, Rabu (10/4/2019). 

Diakuinya masih ada perusahaan angkutan umum tidak memahami kaidah-kaidah keselamatan. 

Sejatinya setiap kendaraan seharusnya melakukan ram check sebelum beroperasi, dan ditambah lagi melakukan uji KIR setiap enam bulan sekali. 

"Tetapi mereka tidak pernah menerapkan sistem seperti ini, sehingga akhirnya dapat membahayakan jiwa manusia sebagai penumpang," katanya. 

Dalam sosialisasi tersebut, para perusahaan angkutan umum akan diberi format yang terkait langkah dan proses menjalan sistem angkutan umum.

(ret)
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait