Kenalkan, Lycie Joanna Puteri Indonesia Perwakilan Kepri
Lycie Joanna Puteri Indonesia Perawakilan Kepri (Foto: Tutus/Batamnews)
SORE itu di Taman Laman Bunda Tanjungpinang seperti biasa, dipadati warga untuk menikmati sunset di tepi laut. Namun, tiba-tiba beberapa orang berlari ke satu titik berebut foto dan berjabat tangan, tepat di depan monumen Gonggong, Laman Boenda Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).
“Semoga menang, mbak, kami selalu mendukung,” ujar beberapa warga nampak dari kejauhan sambil menyalami gadis cantik dengan selempang bertulis “Kepulauan Riau” itu. Beberapa orang terus silih berganti berfoto ria sembari matahari menyembunyikan sinarnya di kota Gurindam ketika itu baru-baru ini ditemui batamnews.co.id.
“Ya buk,, mohon doanya ya,” ujar gadis berparas cantik menjawab sembari tersenyum manis.
Ia tampak bak model papan atas. Kenapa tidak, tubuhnya yang tinggi dan paras angun sangat ideal disebut seperti model. Apalagi ketika senyumnya mengambang, matahari senja itu seolah tidak mau pergi.
Mengenakan sunting dan baju khas melayu ia berlenggok ketika melakukan sesi foto di depan monument terkenal Tanjungpinang. Terlihat orang tua dan beberapa kerabatnya mendampingi.
Selain memiliki paras cantik, ternyata wanita ini ramah terhadap orang sekelilingnya. Hingga matahari terbenam beberapa orang yang ingin bersalaman selalu dilayaninya, baik berjabat tangan atau berswa foto.
Batamnews.co.id, sempat berbincang dengan gadis tersebut. Ternyata senja itu monumen Laman Bunda didatangi finalis Putri Indonesia 2019 dari Provinsi Kepri Bernama Lycie Joanna.
Lycie Joanna, Putri Indonesia Perawakilan Kepri
Lycie hampir tidak percaya dirinya lulus audisi Puteri Indonesia 2019 beberapa waktu lalu mewakili Provinsi Kepri.
Lycie mengikuti audisi Putri Indonesia di Kota Lampung. Ia bersaing dengan finalis lainnya, namun di ia terpilih mewakili Kepri.
Ternyata momen ini baginya cita-cita semenjak kecil. Menjadi Puteri Indonesia mulai menempuh asanya.
“Menjadi Puteri Indonesia impian saya,” ujar wanita dengan nama lengkap Lycie Joanna Jonsen membuka perbincangan dengan Batamnews.co.id, belum lama ini.
Perjuangan Lycie mencapai posisi ini bukan tanpa usaha. Semenjak kecil wanita 22 tahun itu terus mengasah diri mencapai impiannya.
“Karena impian itu, sejak kecil saya sudah mencoba jadi model,” ujarnya penuh semangat.
Suasana semakin gelap sore itu, beberapa pengunjung mulai meninggalkan monumen. Masih mengenakan baju kebaya lengkap dengan suntingnya Lycie terus bercerita bagaimana impiannya itu menjadi nyata.
“Motivasi saya karena mau impian terkabul untuk mengikuti Putri Indonesia,” katanya.
Impian tersebut tidak hanya soal bagaimana lycie melatih dirinya dengan menjadi model. Ia juga berlatih bagaimana membentuk mental mandiri terutama dalam menjalani kehidupannya.
Bisnis Online Shop
Kemandirian itu ditunjukan Lycie ketika menjadi pembisnis. Ia mengikuti trend pembisnis milenial sekarang, menjual barang di online shop.
Hal itu dilakukan wanita kelahiran 30 Juni 1996 itu sembari menjalani pendidikan di perguruan tinggi ternama di Jakarta. Lycie merupakan mahasiswa jebolan Kampus Bina Nusantara jurusan Internasional Bisnis dan Manajemen.
Selama perkuliahan Lycie terus mengeluti dunia bisnis online. Sembari meluangkan waktunya menjadi model di beberapa kesempatan.
Di ajang Puteri Indonesia 2019 ini Lycie harus bersaing dengan 39 finalis lainnya dari beberapa daerah di Indonesia. Bertemakan "Colorful West Nusa Tenggara" Lycie siap membawa nama Kepri maju dikancah Nasional.
Gadis Berasal dari Batam
Lycie memang sejak kecil sudah merantau ke Lampung, Jakarta dan beberapa daerah lainnya. Tetapi baginya Kepri tetap menjadi kampung halaman apalagi keluarganya berasal dari salah satu Kecamatan di Batam, Sekupang.
Wanita yang hobi olahraga renang ini cukup semangat membawa nama Kepri di ajang bergengsi tersebut. Apalagi Kepri salah satu provinsi yang memiliki andil besar terhadap pertumbuhan nasional.
“Terutama dari sektor pariwisata, Kepri nomor 3 se Indonesia,” katanya diselingi beberapa kali senyumannya.
Menurut Lycie potensi tersebut sangat bagus membawa Kepri yang lebih baik kedepannya.
“Semoga masyarakat Kepri bisa kerjasama membangun daerah kita sendiri,” kata wanita yang memiliki tinggi 170 cm itu.
Suka Gonggong
Kecintaan Lycie terhadap provinsi Kepri tidak hanya soal wisata. Tetapi juga dengan kulinernya.
Bahkan masakan Gogong Kepri menjadi makanan terpaforit dilidah gadis yang juga suka memasak itu.
“Pokoknya enak (gongong), rasanya kenyal-kenyal,” kata dia bercerita.
Tepat 8 Maret 2019 mendatang seluruh finalis akan mengikuti ajang final Putri Indonesia 2019, termasuk Lycie. Salah satu perwakilan daerah akan menjadi Putri Indonesia 2019.
Dukungan terus mengalir untuk Lycie mulai dari keluarga, kerabat dan juga masyarakat. Apalagi dimata Tina Jhonson orang tua Lycie. Ia tidak henti mendukung buah hatinya mengapai impian memajukan Kepri.
“Saya hanya bisa beri semangat, impiannya ini sudah sejak lama,” kata Tina dikesempatan yang sama.
Tina hanya berpesan dimanapun posisi anaknya ia berharap selalu rendah hati dan menjadi wanita sederhana. “Tetap menjadi wanita yang sederhana tidak sombong,” ujar Tina.
Bagi Lycie mewakili Kepri sebagai Putri Indonesia 2019 adalah impiannya dari Kecil. Ia paham dirinya tidak besar di Kepri tetapi darah Melayunya masih mengalir dan patut diperjuangkan.
Laporan: Yogi Eka Sahputra
Komentar Via Facebook :