Jamal Khashoggi Diduga Dibakar di Oven Bersuhu 1.000 Derajat Celcius

Jamal Khashoggi Diduga Dibakar di Oven Bersuhu 1.000 Derajat Celcius

Jamal Khashoggi

Istanbul - Keberadaan jurnalis Jamal Khashoggi hingga kini belum diketahui sejak dilaporkan hilang usai mendatangi kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada Oktober 2018 lalu.

Berbagai dugaan muncul mengiringi hilangnya sang jurnalis kritis itu. Terkini, kantor berita Qatar Aljazeera melansir Khashoggi diduga dibakar di kediaman Konjen Saudi untuk Istanbul.

Investigasi media itu menyebutkan, tungku pembakaran raksasa di rumah Konjen Saudi itu diduga menjadi lokasi penghilangan jejak Khashoggi.

Dugaan Aljazeera didapat dari pihak berwenang di Turki. Mereka menyatakan, di hari Khashoggi terbunuh, sebuah tas yang diduga membawa jasad Khashoggi dibawa ke kediaman Konjen, beberapa ratus meter dari lokasi kejadian.

Aljazeera yang mewawancarai pekerja konstruksi tungku menyebut, mereka membangun oven tersebut dengan spesifikasi khusus dari pihak konsul.

Baca: Proses Pembunuhan Jamal Khashoggi Berlangsung 7 Menit

Salah satu spesifikasi yang diminta adalah kedalaman dan panas tungku yang bisa mencapai di atas 1.000 derajat celcius. Tempratur sebesar itu cukup untuk melelehkan logam.

Dituliskan Aljazeera, untuk menyamarkan aksi melenyapkan jenazah, sejumlah daging juga dibakar di waktu bersamaan.

Semasa hidup Khashoggi kerap membuat kerajaan Saudi khususnya Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) 'gerah'. Kritikan tajam sang jurnalis kerap ditargetkan ke kebijakan MbS.

Baca: CIA: Pangeran Saudi Perintahkan Bunuh Jurnalis Jamal Khashoggi

MbS pun setelah Khashoggi tewas dituding sebagai otak di belakang aksi tersebut. Namun, Saudi yang menggelar penyelidikan tersendiri mengklaim tidak menemukan bukti keterlibatan MbS.

(*)

Komentar Via Facebook :