Nuryanto Duga Penyelundupan Mobil Mewah di Batam Libatkan Oknum Berpengaruh Kuat

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto. (Foto: Johannes Saragih/Batamnews)

Batam - DPRD Kota Batam meminta kasus penyelundupan tiga mobil mewah dari Singapura ke Jakarta melalui Batam, ditelusuri oleh aparat penegak hukum hingga tuntas. 

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengatakan penyelundupan mobil ini tidak hanya mendatangkan kerugian bagi negara, tetapi juga pelecehan terhadap aparat penegak hukum.

"Saya memintalah para penegak hukum telusuri, itu jelas merugikan negara, karena bukan hanya kerugiannya tapi penghinaan dan pelecehannya apalagi belum lama ini, para menteri dan jajarannya datang ke Batam," kata Nuryanto, Jumat (25/1/2019).

Ada dugaan, lanjut Nuryanto, penyelundupan mobil mewah itu melibatkan oknum yang memiliki pengaruh dan kekuasaan.

"Ya tidak menutup kemungkinan kalau ini terindikasi yang terlibat, orang yang memiliki kekuasaan dan kekuatan. Saya pikir kalau orang biasa di era transparan sekarang ini tak mungkin berani," katanya. 

Adanya kasus penyelundupan mobil mewah di Kota Batam, semakin menahbiskan kota yang berbatasan dengan Negeri Singa itu sebagai tempat transit barang ilegal. 

Baca: Begini Cara Penyelundup Samarkan Kontainer Berisi Mobil Mewah

Nuryanto berharap semua pihak yang bersangkutan, harusnya memiliki komitmen dan konsisten dalam melaksanakan penegakan hukum. 

"Jangan buka tutup, kalau tak boleh ya tak boleh," katanya.

Sebelumnya, penyelundupan mobil mewah dari Singapura di Batam digagalkan jajaran Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV melalui Tim Unit I Kejahatan dan Kekerasan Laut (Jatanrasla) bersama Dispamal dan Satgas Bais TNI, Sabtu (19/1/2019) malam.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama Eko Suyatno mengatakan, pengungkapan itu setelah tim gabungan Unit I Jatanrasla Lantamal IV dan Satgas Bais TNI, menerima informasi tentang adanya kontainer berisi mobil mewah. 

"Mobil tersebut diinformasikan tersimpan di gudang Batam Trans milik seseorang berinisal LT yang berada di Batam Center Sabtu (19/1/2019) malam," kata Eko.  

Tiga mobil mewah yang diamankan yakni Nissan Skyline GTR33 warna putih, tahun 2000, Nissan Skyline GTR 34, tahun 2000 dan De Tomaso Pantera rakitan 1972. Ditaksir nilai tiga mobil itu mencapai miliaran rupiah.

(das)
 


Berita Terkait