Sterilisasi Kunjungan Kapolri ke Batam Dikira Razia Kendaraan

Sterilisasi Kunjungan Kapolri ke Batam Dikira Razia Kendaraan

Arus lalu lintas tampak padat di Jalan Ahmad Yani Mukakuning Batam (Foto: Dyah/Batamnews)

Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke Batam, Kepulauan Riau. Kehadirannya cukup menyita perhatian. 

Satlantas Polresta Barelang juga tampak sibuk mensterilisasi jalan. Seperti Rabu pagi tadi di depan Hotel Best Western Panbil. Sterilisasi ini sepanjang Jalan Ahmad Yani. 

Kehadiran sejumlah polisi di jalan ini membuat pengguna jalan mengira ada razia. Lalu lintas pun sempat padat hingga ke simpang Kepri Mall. 

Ratusan masyarakat berbaris di sepanjang batas jalan. Mereka mengira banyaknya polisi karena jadwal razia. 

"Katanya sih di depan ada razia," ujar seorang pengendara wanita ketika berbincang dengan pengendara lain. 

"Masa sih? Biasanya polisi ga ngadain razia pagi-pagi," tanya pengendara lelaki tersebut untuk memastikan. 

Saat tim Batamnews mengkonfirmasi, kepada Kanit Patroli Satlantas Polresta Barelang, Iptu Fredyando, menjelaskan jika banyaknya polisi bertugas sepanjang jalan raya Villa Panbil-Simpang Kara disebabkan karena pengamanan Kepulangan Kapolri beserta Pejabat lainnya

"Iya ini Pak Kapolri dan pejabat tinggi mau pulang jadi kita amankanlah dulu sementara," ujarnya. 

Kapolri beserta Menkeu, Menhub, Menko Maritim, Jaksa Agung Ri, Panglima TNI, KPK hadir di Kota Batam mengekspos hasil tegahan Bea Cukai selama tiga bulan. 

Kurang lebih ada 19 polisi yang bertugas mulai dari Best Western hingga lampu merah Simpang Kepri Mall. Pengamanan mulai dilakukan pukul 07.30 WIB, namun untuk penutupan jalan diberlakukan mulai pukul 08.00. 

Penutupan jalan ini sempat mendapat keluhan dari masyarakat yang hendak bekerja. 

Siswoyo mengatakan dirinya khawatir akan pemotongan gaji dari penutupan inj. 

"Kami telat tiga menit potong gaji empat puluh ribu gimana ni?"

Keluhan dari pekerja tersebut di ikuti pengendara lain dengan sautan bunyi klakson tiada henti dan teriakan dari pengendara yang berada di belakang

Petugas kepolisian Satlantas yang bertugas mencoba menenangkan masyarakat. Hutajulu meminta masyarakat untuk bersabar. 

"Sabar ya Pak kami juga tidak mau seperti ini," ucapnya sembari senyum. 

(das)


Berita Terkait